Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Internasional

Ingin Temui Xi Jinping, Zelensky : China Negara Kuat, Bisa Pengaruhi Rusia Secara Politik-Ekonomi

China negara yang sangat kuat. Negara dengan perekonomian yang kuat ... Jadi China bisa mempengaruhi Rusia secara politik, secara ekonomi. Dan China juga merupakan anggota permanen Dewan Keamanan PBB

Aisyah Isyana - 04/08/2022 13:57

Beritacenter.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengungkapkan keinginannya untuk berbicara langsung dengan Presiden China, Xi Jinping. Dia berharap, China dapat membantu Ukraina untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

"Saya ingin berbicara secara langsung. Saya melakukan satu percakapan dengan Xi Jinping setahun lalu," ucap Zelensky dalam wawancara ekslusif bersama South China Morning Post (SCMP), seperti dilansir Reuters dan The Hill, Kamis (4/8/2022).

"Sejak awal agresi skala besar pada 24 Februari, kami telah meminta secara resmi untuk melakukan percakapan, tapi kami belum melakukan percakapan apapun dengan China meskipun saya meyakini itu akan membantu," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Zelensky turut mendesak China untuk menggunakan pengaruh politik dan ekonomi besarnya atas Rusia guna mengakhiri perang dan invasi ke Ukraina.

"China negara yang sangat kuat. Negara dengan perekonomian yang kuat ... Jadi China bisa mempengaruhi Rusia secara politik, secara ekonomi. Dan China juga merupakan anggota permanen Dewan Keamanan PBB," cetus Zelensky.

Dia berharap, China dapat mengkaji ulang sikap mereka terhadap Rusia dan menyoroti apa saja yang telah terjadi di Ukraina pasca diinvasi Moskow. Zelensky menilai, perekonomian Rusia akan sangat terdampak jika China mengambil langkah-langkah ekonomi terhadap Moskow terkait invasi mereka ke Ukraina.

"Saya mempercayai, saya meyakini bahwa tanpa pasar China untuk Federasi Rusia, Rusia akan merasakan isolasi ekonomi sepenuhnya. Itu adalah sesuatu yang bisa dilakukan China -- untuk membatasi perdagangan (dengan Rusia) hingga perang berakhir," cetus Zelensky dalam wawancara dengan SCMP.

Lebih lanjut, Zelensky menyebut China saat ini masih berupaya menjaga sentimennya tetap seimbang terkait invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina. Sebagai anggota permanen Dewan Keamanan PBB, China memiliki kewajiban untuk berbuat lebih banyak.

"Jika kita beroperasi tanpa legislasi, lalu mengapa kita harus memiliki Dewan Keamanan, jika ada sebuah negara ... atau beberapa negara di dunia, dapat memutuskan untuk melanggar aturan secara militer?" tanya Zelensky.




Berita Lainnya

Polisi Berhasil Tangkap Pembunuh 4 Pria Muslim di AS

10/08/2022 08:40 - Baharuddin Kamal

Desainer Issey Miyake Asal Jepang Tutup Usia

09/08/2022 22:20 - Aisyah Isyana

Banyak Orang Malaysia Yang Kagumi Jokowi

08/08/2022 18:48 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA