Thursday, 11 Aug 2022
Temukan Kami di :
News

Polres Bengkayang Bongkar Pengiriman Pekerja Migran Ilegal, 15 Orang Diamankan dan 1 Orang Tersangka

Anas Baidowi - 03/08/2022 17:13

Beritacenter.COM - Polres Bengkayang berhasil menggagalkan 15 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal yang akan masuk ke Malaysia melalui wilayah Jagoi Babang, Kalimantan Barat.

Kapolres Bengkayang AKBP Dr Bayu Suseno, SH, SIK, MM, MH mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi CPMI ilegal itu sejak 28 Juli 2022 pukul 01.30 WIB, dan berhasil mengamankan mereka.

"Setelah mendapatkan informasi, Kapolsek Jagoi Babang dan anggotanya melakukan razia dan pada pukul 02.30 WIB berhasil mengamankan 1 unit Mobil Toyota Avanza warna hitam dengan plat terpasang KB 1162 KC membawa empat orang diduga calon pekerja migran Indonesia," kata Kapolres, dalam press conference di Lobi Polres Bengkayang, Rabu, 3 Agustus 2022.

Bayu mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 4 orang CPMI tersebut, mereka mengaku ada seorang laki-laki berinisial SA yang mengatur keberangkatan mereka. SA sendiri berprofesi sebagai mandor di PT. BJI Jagoi Babang dan saat ini sudah berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Bengkayang dan Polsek Jagoi Babang.

“Dari hasil pengembangan dari tersangka SA, maka pada hari Jumat tanggal 29 Juli 2022 anggota Satreskrim Polres Bengkayang dan Polsek Seluas melakukan penggerebekan sebuah rumah di Kec. Seluas Kab. Bengkayang yang diduga digunakan tersangka untuk menampung CPMI dan diperoleh hasil bahwa di rumah tersebut terdapat 11 orang alon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang siap dikirim menuju Malaysia” ungkap Bayu.

Tersangka SA melakukan aksinya sejak beberapa tahun terakhir dan setiap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dikenakan biaya perorang sejumlah Rp. 2.750.000.

“Kelima belas CPMI ini akan kami kirim ke BP2MI di Pontianak untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut, sedangkan tersangka SA akan kami proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Saya berharap agar masyarakat dan stake holder terkait agar segera mengantisipasi peningkatan jumlah Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang melalui jalur ilegal. Hal ini penting dilakukan untuk menjamin keselamatan mereka agar tidak menjadi korban Human Trafficking di negara Malaysia.” tuturnya.




Berita Lainnya

Bahaya! Stop Isi Bensin Eceran di Jalanan

11/08/2022 09:59 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA