Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Teknologi

Rusia Pastikan Akhiri Kerjasama-Keluar dari Stasiun Luar Angkasa 'ISS' Setelah 2024

entu saja, kami akan memenuhi semua kewajiban kepada mitra kami, tapi keputusan untuk meninggalkan stasiun ini setelah 2024 telah dibuat

Aisyah Isyana - 28/07/2022 01:28

Beritacenter.COM - Rusia memastikan keputusan pihaknya untuk keluar dari stasiun luar angkasa internasional (ISS) setelah tahun 2024 mendatang. Rencana ini, juga disebut telah disampaikan Kepala badan antariksa Rusia (Roscosmos) Yuri Borisov ke Presiden Vladimir Putin.

"Vladimir Vladimirovich, Anda tahu bahwa kami bekerja dalam kerangka kerja sama internasional di International Space Station," kata Borisov, menurut laporan dari media TASS yang diterjemahkan, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (27/7/2022).

"Tentu saja, kami akan memenuhi semua kewajiban kepada mitra kami, tapi keputusan untuk meninggalkan stasiun ini setelah 2024 telah dibuat," sambungnya.

Adapun pengumuman hengkangnya Rusia dari ISS ini turut membenarkan klaim mantan kepala Roscosmos Dmitriy Rogozin, yang sempat beberapa kali mengancam akan keluar dari ISS, menyusul buruknya hubungan Rusia dan Merika Serikat pasca invasi d Ukraina.

Sejauh ini, NASA yang merupakjan salah satu operator ISS masih belum menanggapi ancaman Rusia dengan serius. Sebelumnya, ISS dijadwalkan pensiun pada 2024 mendatang, namun NASA disebut telah berdiskusi dengan Rocosmos untuk memperpanjang kerjasama di ISS hingga 2030.

Petinggi NASA bahkan menyebut pihaknya belum menerima informasi resmi dari Rocosmos terkait hal itu. Administrator NASA Bill Nelson juga mengaku belum mengetahui soal keputusan yang diumumkan Rusia tersebut.

"NASA berkomitmen untuk operasi International Space Station yang aman hingga 2030 dan berkoordinasi dengan mitra kami. NASA belum mengetahui keputusan dari mitra manapun, meskipun kami terus membangun kemampuan masa depan kami untuk memastikan kehadiran kami di orbit rendah Bumi," ujar Nelson dalam keterangan resminya.

Sekjedar diketahui, NASA dan Rocosmos adalah dua mitra besar di ISS yang bekerja menjaga stasiun luar angkasa agar dapat tetap beroperasi setiap hari. Tentunya, akan sangat sulit bagi ISS untuk beroperasi seperti biasa, jika salah satu dari mereka memutuskan untuk mundur.

ISS sendiri memiliki dua bagian yang masing-masing dikotrol oleh NASA dan Roscosmos, namun tetap saling bergantung. NASA bertugas untuk menyediakan pasokan listrik untuk ISS dan menjaga posisinya, sementara Roscosmos bertanggung jawa untuk mendorong ISS agar tak jatuh dari orbitnya.

Tak hanya mengumumkan rencana untuk meninggalkan ISS, Borisov juga menyebut jika Rusia akan mulai membangun stasiun luar angkasa sendiri yang diberi nama Russian Orbital Service Station (ROSS) pada tahun 2024 mendatang.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA