Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
Kesehatan

WHO Tetapkan Wabah Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global, Ini Alasannya..

Aisyah Isyana - 24/07/2022 13:15

Beritacenter.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Penetapan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global, lantaran melihat penyebarannya yang telah terjadi diberbagai negara.

"Kami memiliki wabah yang telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat melalui mode transmisi baru yang kami pahami terlalu sedikit. Saya tahu ini bukan proses yang mudah atau langsung dan ada pemandangan yang berbeda," ujar Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, dilansir dari AP, Minggu (24/7/2022).

Bahkan, kepala keadaan darurat WHO, Dr Michael Ryan, menyebut wabah cacar monyet ditetapkan jadi darurat kesehatan global guna memastikan dunia dapat segera mengambil tindakat yang serius terhadap wabah tersebut.

Meski sejatinya wabah cacar monyet telah menyebar di beberapa bagian Afrika Tengah dan Barat selama beberapa dekade, masih tak diketahui apa pemicu wabah besar di luar benua atau penyebaran secara luas hingga terdeteksi di beberapa negara Eropa, Amerika Utara, dan sejumlah tempat lainnya.

Sebelumnya, Komite Pakar WHO pada bulan lalu menyebut wabah cacar monyet belum mencapai keadaan darurat internasional. Namun, panel bersidang pada minggu ini dan melakukan evaluasi.

Data Pusat Pengendalioan dan Pencegahan Penyakit AS menyebutkan, ada lebih dari 16.000 kasus wabah cacar monyet telah dilaporkan di 74 negara sejak Mei. Sejauh ini, kematian akibat wabah cacar monyet hanya dilaporkan di Afrika, dimana versi virus ini disebut lebih berbahaya berada di Nigeria dan Kongo.

Dr Rosamund Lewis, selaku pakar wabah cacar monyet ternama menyebut minggu ini ada sebanyak 99% dari semua kasus cacar monyet di luar Afrika menjangkit para pria, dimana diantaranya 98% melibatkan pria berhubungan seks dengan pria. Dalam hal ini, para ahli mencurigai wabah cacar monyet di Eropa dan Amerika Utara itu tersebar melalui seksi di Belgia dan Spanyol.

"Meskipun saya menyatakan darurat kesehatan masyarakat tentang kepedulian internasional untuk saat ini, ini adalah wabah yang terkonsentrasi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, terutama mereka yang memiliki banyak pasangan seksual. Itu berarti bahwa ini adalah wabah yang dapat dihentikan dengan strategi yang tepat," ujar Tedros.




Berita Lainnya

Moms Wajib Tahu ! Ini Ciri-Ciri Anak Cacingan

26/11/2022 01:00 - Baharuddin Kamal

7 Manfaat Kesehatan Konsumsi Makanan Pedas

25/11/2022 19:22 - Rahman Hasibuan

Gampang ! Ini Bahan Alami Atasi Kutu Air Membandal

22/11/2022 21:20 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA