Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Bisnis

Gunakan Nama Meta, Raksasa Medsos 'Meta/Facebook' Resmi Digugat

Aisyah Isyana - 21/07/2022 21:58

Beritacenter.COM - Raksasa teknologi, Facebook, akhirnya digugat karena mengubah dan menggunakan nama perusahaan induk mereka menjadi Meta. Sejatinya, kekhawatiran terkait keputusan Facebook mengubah nama menjadi Meta lantaran ingin mendominasi Metaverse telah muncul sebelumnya. Namun, nasi telah menjadi bubur, dan gugatan pun telah dilayangkan.

META, atau tepatnya Meta.is, yang merupakan perusahaan instalasi seni resmi mengungat Meta-nya Mark Zuckerberg tersebut. Dalam gugatannya, Meta.is menuding perubahan nama itu telah melanggar brand perusahaan mereka yang telah lebih dulu ada.

"Pada 28 Oktober 2021, Facebook menyita nama Meta, di mana kami sudah mengeluarkan darah, keringat, dan air mata untuk membangunnya selama lebih dari 12 tahun," tulis META dalam postingan di laman resminya.

"Hari ini, setelah delapan bulan berusaha bernegosiasi dengan Facebook dengan itikad baik tidak berhasil, kami tak punya pilihan lain untuk mendaftarkan gugatan terhadap mereka," imbuh META.

Adapun alasan META menggugat Meta Facebook lantaran menilai perusaah Zuckerberg itu telah banyak tersangkut kasus privasi. Dalam hal ini, mereka menilai hal itu turut berdampak pada bisnis mereka lantaran tak bisa menggunakan nama yang sama lagi.

"Meta tak bisa lagi menyediakan produk dan layanan dengan nama META. Karena konsumen kemungkinan besar akan salah mengira kalau produk dan layanan Meta muncul dari Facebook dan Meta akan terasosiasi dengan kejelekan yang terkait erat dengan Facebook," tulis META dalam gugatannya.

Meski Meta.is adalah pemegang hak cipta yang berlaku untuk nama perusahaan itu, mereka akan tetap menhadapi perlawanan di pengadilan. Terlebih, bermacam hak cipta yang didaftarkan Facebook usai mengubah namanya, termasuk nama berbeda untuk layanan pengiriman pesan, jejaring sosial, dan layanan finansial.

Selain itu, sebelumnya juga sudah ada sejumlah laporan terkait pelanggaran hak cipta soal penamaan Meta, hanya saja laporan ini bersal dari perusahaan non teknologi. Kendati begitu, Meta belum mengeluarkan pernyataan resminya terkait gugatan itu, seperti dikutip The Verge, Kamis (21/7/2022).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA