Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
Keuangan

Terus Melemah, Nilai Euro Dibawah Dollar AS untuk Kali Pertama dalam 20 Tahun

Aisyah Isyana - 14/07/2022 11:28

Beritacenter.COM - Untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir, Euro terus mengalami pelemahan hingga kalah dari Dollar AS. Terpantau pada perdagangan 13 Juli 2022, satu euro nilainya US$ 0,998, dimana angka ini turun 0,4% dibanding hari sebelumnya.

Pelemahan euro ini disebut terjadi karena kekhawatiran pasar terkait Rusia akan membatasi pasokan energi ke Eropa. Tak hanya itu, Bank Sentral Eropa yang terpantau belum menaikkan suku bunga, kian membuat euro maki tertekan, seperti dikutip BBC.

Dimana terjadi di negara lain, nilai tukar mata uang akan kembali menguat saat bank sentral menaikkan suku bunga mereka. Dengan begitu, para investor akan kembali tertarik untuk masuk dan berivestasi di aset negara tersebut.

Adapun sentimen eksternal seperti penguatan dolar AS, terjadi karena Fed menaikkan bunga acuan secara agresif. Alhasil, para investor pun mencari tempat yang aman dari aset dolar AS, saat ekonomi dunia tengah bergejolak.

Pelemahan euro ini turut berimbas terhadap harga impor yang lebih tinggi terhadap sejumlah negara yang menggunakan euro. Terutama, terhadap barang yang dibeli dengan menggunakan dolar AS, seperti minyak mentah. Kondisi ini dapat berkontribusi pada inflasi yang saat ini mencapai level 8,6%.

Dikatakan Juru bicara European Central Bank (ECB), bank sentral tidak mematok nilai tukar pada level tertentu. "Namun kami selalu memantau dampak nilai tukar terhadap inflasi," ujar dia, dikutip dari CNN, Kamis (14/7/2022).

Bank sentral Eropa diperkirakan akan segera menaikkan bunga acuan pada minggu depan.




Berita Lainnya

Sore Ini !! Rupiah Kembali Melemah di Rp15.537/USD

15/11/2022 20:03 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA