Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
News

Polisi Pastikan Wanita Penganiaya Petugas di Kampung Melayu Tak Alami Gangguan Jiwa

Baharuddin Kamal - 01/07/2022 08:20 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Polisi mengamankan seorang wanita berinisial HFR (23) lantaran menganiaya polisi berpangkat perwira Sabara inisial RM. Pelaku yang saat itu agresif mengigit tangan RM diketahui tidak mengalami gangguan kejiwaan dan tidak dalam pengaruh zat obat-obatan terlarang.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan, saat diamankan pelaku langsung menjalani pemeriksaan tes urine dan kejiwaan.

"Pelaku tidak mengalami gangguan kejiwaan dan berdasarkan hasil tes urine, dia negatif (tidak terpengaruh narkoba)," ujar Ahsanul kepada wartawan, Jumat (1/7/2022).

Dia menyebutkan, HFR merupakan seorang mahasiswi. Namun, Ahsanul mengaku belum mengetahui dari kampus mana HFR berasal. "Yaa dia mahasiswi memang, tapi itu juga berdasarkan keterangan KTP-nya saja. Sepertinya tidak kuliah," jelas Ahsanul.

Sebelumnya, Ahsanul Muqaffi menjelaskan kronologi kejadian dimulai saat HFR mengamuk sembari menganiaya salah satu jajarannya lantaran tidak terima ditegur saat melawan arus di lokasi.

"Petugas sedang melakukan pengaturan lalu lintas di terminal bus kampung melayu Jakarta Timur, tiba-tiba pelaku mengendarai sepeda motor dari arah Jatinegara menuju Tebet dengan melawan arus. Setelah itu pelaku ditegur petugas agar balik arah namun pelaku terus melawan," ujar Ahsanul.

Ahsanul menjelaskan bahwa sebelum menggigit tangan anggotanya, HFR juga melawan dengan menabrakkan sepeda motornya kepada polisi. Karena terus mengamuk, lanjut Ahsanul, polisi mengajaknya untuk berbicara baik-baik sembari menasihati HFR.

"Setelah ditabrak, petugas kami tetap beritikad untuk menasehati dengan mengambil kunci motor pelaku lalu meminta pelaku untuk duduk dan menenangkan diri. Namun pelaku masih melawan, disitulah penganiayaan terjadi kepada anggota kami," terang Ahsanul.

Menurut Ahsanul, HFR melawan dengan pertama memukul anggotan terlebih dahulu ke arah pipi kanan, kemudian baru mengigit pergelangan tangan kanan petugas sebanyak 1 kali dan menggigit sela jari tangan kanan petugas sebanyak 1 kali hingga mengeluarkan darah.

"Setelah itu pelaku masih memberikan perlawan dengan menendang paha kiri petugas selanjutnya pelaku berusaha merebut senjata dinas petugas namun tidak berhasil," pungkas Ahsanul.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA