Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
News

Wapres Ma'ruf soal Beda Tanggal Idul Adha : Itu Biasa, Masyarakat Sudah Dewasa..

Aisyah Isyana - 30/06/2022 20:10

Beritacenter.COM - Pemerintah menetapkan tanggal 10 Juli 2022 sebagai Hari Raya Idul Adha 1443 H, berbeda dengan Muhammadiyah pada 9 Juli 2022. Menyikapi hal itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut perbedaan itu adalah hal yang biasa di masyarakat.

"Ah perbedaan itu kita sudah biasa, dalam waktu-waktu tertentu memang sudah... dulu itu ketika terjadi perbedaan terjadilah keributan di masyarakat. Tapi sekarang masyarakat sudah dewasa, sudah legowo," kata Ma'ruf Amin kepada wartawan di Lombok Barat seperti dalam rekaman video dari Sekretariat Wakil Presiden, Kamis (30/6/2022).

"Jadi kalau ada yang tidak sama, mereka sudah... toleransinya sudah tinggi. Jadi nggak ada masalah," sambungnya.

Atas adanya hal itu, Ma'ruf turut mengimbau umat Islam dapat lebih saling pengertian menyikapi adanya perbedaan. Ma'ruf menyebut perbedaan hari raya kurban tak akan menimbulkan masalah.

"Dan semua sudah pada tahu, yang ikut Muhammadiyah ya ikut Muhammadiyah, yang ikut pemerintah ya ikut pemerintah. Jadi nggak ada masalah, itu sudah kita bangun lama sekali supaya ada saling pengertian di antara semua pihak," jelas Ma'ruf.

Sebelumnya, pemerintah telah menggelar sidang Isbat guna memutuskan awal Zulhijah 1443 H pada Rabu (29/6) kemarin. Dari situ, diputuskan 1 Zulhijah 1443 H jatuh pada 1 Juli 2022.

"Dari 86 titik, tidak ada satu yang melaporkan melihat hilal sebagaimana yang dilaporkan oleh karenanya berdasarkan hisab posisi hilal seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk. Akan tetapi belum memenuhi MABIMS serta laporan hilal juga tidak terlihat. Secara mufakat 1 Zulhijah jatuh pada hari Jumat tanggal 1 Juli 2022," ujar Wamenag Zainut Tauhid di kantor Kementerian Agama RI, Rabu (29/6/2022).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA