Thursday, 11 Aug 2022
Temukan Kami di :
Opini

Jangan Curhat di Media Sosial

Baharuddin Kamal - 25/06/2022 01:00 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Semua orang pasti pernah merasakan sesuatu yang tidak diinginkan. Semua orang juga pasti mempunyai masalah dan problem kehidupan. Di saat tertentu orang hidup bahagia dan senang, di saat yang lain pula boleh jadi sedih dan pilu. Dan ini adalah sunnatullah.

Dalam menyikapi masalah kehidupannya, orang memiliki beragam tindakan untuk memecahkannya. Ada yang mencurahkan perasaan dan uneg-unegnya kepada keluarga, teman, atau bahkan kepada benda-benda mati. Apalagi sering dijumpai tidak sedikit orang yang apabila mempunyai problem, selalu ia curhatkan di jejaring sosial seperti facebook atau twitter sehingga semua manusia mengetahuinya.

Ada pula seseorang yang status upated-nya adalah kegalauan hidup, seakan-akan tiada hari tanpa kebahagiaan. Semua yang ditulisnya adalah situasi mengerikan dalam hidupnya. Masalah-masalah kepada teman, guru, orangtua, atau bahkan masalah rumah tangga pun diceritakannya di sana. Tak peduli apakah itu aib atau bukan.

Curhat di sosmed bukanlah perkara yang baik, karena terkadang atau seringnya justru menimbulkan efek yang tidak baik. Seperti mengungkap aib diri sendiri dan aib orang lain, menjadi sebab timbulnya ghibah, fitnah, caci maki, dan lain-lain.

Belum lagi curhat di sosmed ini mendorong manusia untuk senantiasa mencari simpati manusia yang merusak keikhlasan. Dan menjadi sebab masuknya keburukan dalam diri kita keburukan dari orang-orang yang berpenyakit di dalam hatinya

Oleh sebab itu, inilah pentingnya tauhid bagi seorang mukmin. Karena semakin baik tauhid seseorang, semakin tinggi ketergantungan dan keterikatannya kepada Allah, selalu ingat Allah apapun kondisinya. Diriwayatkan bahwa dahulu di zaman salaf, segala perkara yang mereka hadapi, kecil atau besar, selalu diadukan kepada Allah. Sampai garam dapur pun, mereka meminta kepada Allah. Atau sebagian riwayat, sampai tali sandal yang terputus pun, diadukan kepada Allah.

Inilah contoh perbuatan orang shalih sebelum kita, sebagaimana Nabi Ya'qub 'alaihissalam ketika ditimpa ujian yang begitu berat, beliau berkata,

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُوْ بثّيْ وَ حُزْنِيْ إِلَى اللهِ

“Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku” (QS Yusuf: 86).

Boleh jadi setelah itu, kita diberikan kemudahan, kelapangan dan jalan keluar oleh Allah, kita dibuat mengingat kembali agar bersabar dan memahami betapa besar keutamaannya.

Setelah mengadu kepada Allah, barulah ia musyawarahkan urusannya/masalahnya dengan manusia, karena ini pun adalah perintah Allah. Allah subhanahu wata'ala berfirman,

وَ شَاوِرْهُمْ في الأَمْرِ 

“Maka bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu” (QS. Ali Imran : 159)

Tapi tidak semua manusia diajak musyawarah, hanya 1-2 orang atau beberapa orang saja (tidak perlu banyak orang tahu masalahnya) yang kira-kira bisa membantu memberikan solusi dan nasehat atas masalah dan bebannya. Misalnya ustadz, orang tua, sahabat, ahli psikologi, dll.

Sikap yang menunjukkan Tauhid yang kurang adalah ketika ada masalah dan beban, maka ia lupa Allah, dan segera mencari manusia untuk curhat, berkeluh-kesah, bahkan caci-maki tidak terima dengan takdir Allah, padahal manusia itu juga tidak bisa memberikan solusi atau bantuan apapun. Lebih parah lagi (maaf) ia berkeluh kesah kepada semua orang, mengeluh di sosmed, agar semua manusia tahu masalahnya, sungguh ini bukan sikap yang baik bagi seorang mukmin

Sebelum bercerita kepada manusia, mengadulah terlebih dahulu kepada Allah. Semoga dengan semakin sering mengingat Allah, Allah juga akan mengingat kita dikala suka maupun duka

Wallahua'lam bish shawab




Berita Lainnya

Prestasi Ganjar dan Obrolan Makan Siang

11/08/2022 15:36 - Indah Pratiwi

Indonesia Menuju Generasi Emas

10/08/2022 17:25 - Indah Pratiwi

Meributkan Jilbab Perempuan

08/08/2022 21:35 - Indah Pratiwi

Seragam Sekolah

05/08/2022 18:22 - Indah Pratiwi

Pesawat Itu Bernama Indonesia

04/08/2022 17:30 - Indah Pratiwi

Urgensi Mencari Penerus Jokowi

02/08/2022 13:17 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA