Thursday, 11 Aug 2022
Temukan Kami di :
News

Senang Berada Ditahanan, Adam Deni : Ada Teman-teman Baik, Indra Kenz-Doni Salmanan

Kondisi saya Alhamdulillah sehat. Saya senang berada di tahanan, teman-teman tahanan baik. Ada Edy Mulyadi, tambahan baru Indra Kenz, Bang Ferdinand Hutahaean, Doni Salmanan. Ya kita berteman semua

Aisyah Isyana - 21/03/2022 19:26

Beritacenter.COM - Adam Deni Gearaka mengaku sangat senang berada di tahanan, lantaran memiliki teman-teman tahanan baik seperti, Indra Kenz, Doni Salmanan, hingga Ferdinand Hutahaean. Dia mengaku kondisinya sehat dan sangat baik selama berada di tahanan.

"Kondisi saya Alhamdulillah sehat. Saya senang berada di tahanan, teman-teman tahanan baik. Ada Edy Mulyadi, tambahan baru Indra Kenz, Bang Ferdinand Hutahaean, Doni Salmanan. Ya kita berteman semua," kata Adam Deni kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (Jakut), Senin (21/3/2022).

Bahkan, Adam Deni mengaku jika berat badannya naik selama berada di tahanan. Adam Deni menyebut kasus yang saat menimpanya bakal dingatnya sebagai teguran untuknya agar tidak lupa dengan yang maha kuasa.

"Dan berat badan saya naik 5 kilo sekarang dan saya Alhamdulillah sekarang saya menganggap ini sebagai teguran saya karena saya lupa dengan Allah SWT sebelum ini. Saya jadi rajin salat lima waktu terus, ya sudah terus bersyukur," ujar Adam.

Selain itu, Adam Deni turut menyinggung soal perbedaan kasusnya dengan kasus Jerinx. Dia menyebut, perbedaan kasusnya dengan Jering, yakni dirinya sama sekali tidak diberikan kesempatan untuk klarifikasi hingga mendiasi.

"Dan yang satu lagi kejanggalannya setelah saya ditahan dalam durasi 14 hari, berkas sudah P-21. Ini UU ITE maksudnya saya tidak dikasih kesempatan apapun seperti kasus saya dengan Jerinx. Jerinx kan ada undangan klarifikasi, ada undangan BAP, terus ada proses mediasi juga. Kenapa saya tidak diberikan itu?," jelas Adam Deni.

"Dan tadi saya bilang ke teman-teman, saya minta untuk preskon ke media, tapi dengan alasan penyidiknya, kami menjaga nama Adam Deni dengan Ahmad Sahroni. Menjaganya di bagian mana?," imbuhnya.

Sekedar diketahui, Adam Deni sebelumnya didakwa bersama bersama-sama Ni Made Dwita Anggari melakukan transmisi, memindahkan dokumen elektronik orang lain yang bersifat rahasia. Adapun perbuatan Adam Deni ini merujuk pada salah satu postingan instastory-nya, yakni : 'Mowning... mowning baru dapet kiriman paketan kertas dua karton yang siap disetor ke @official.kpk', yang ditujukan terhadap Ahmad Sahroni.

"Bahwa mereka terdakwa Adam Deni Gearaka, baik bertindak secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan terdakwa Ni Made Dwita Anggari pada hari Rabu, tanggal 26 Januari 2022, sekira jam 21.00 WIB, atau pada suatu waktu yang lain sebagai mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan yang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik," kata jaksa saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gadjah Mada, Jakpus, Senin (14/3).

"Mengakibatkan terbukanya suatu informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang bersifat rahasia menjadi dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya, perbuatan tersebut dilakukan oleh mereka terdakwa," sambungnya.

Dalam kasus ini, Adam Deni dan Ni Made didakwa Pasal 48 ayat (3) jo Pasal 32 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Subsider Pasal 48 ayat (2) jo Pasal 32 ayat (2) dan lebih subsider Pasal 48 ayat (1) jo Pasal 32 ayat (1).




Berita Lainnya

Bahaya! Stop Isi Bensin Eceran di Jalanan

11/08/2022 09:59 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA