Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Moto GP

Setelah 25 Tahun Absen, Media Asing Kini Ramai-ramai Soroti Gelaran GP Mandalika

Aisyah Isyana - 20/03/2022 13:22

Beritacenter.COM - Pelaksanaan Grand Prix of Indonesia 2022 atau MotoGP Mandalika, turut mendapat sorotan dari sejumlah media asing dunia. Dimana perhelatan balap motor dunia ini digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kantor berita Reuters menjadi salah satu media asing yang menyoroti perhelatan MotoGP Mandalika 2022. Dimana perhelatan balap motor dunia ini kembali digelar di Indonesia setalah 25 tahun lamanya.

"Grand Prix Kembali ke Indonesia Setelah 25 Tahun Absen," demikian headline yang ditulis Reuters.

"Indonesia terakhir kali menjadi tuan rumah Grand Prix yaitu pada tahun 1996 dan 1997. Pada Rabu (16/3) Presiden Jokowi menyambut sejumlah pebalap MotoGP di Istana Merdeka, Jakarta, termasuk juara MotoGP enam kali Marc Marquez dan pemenang MotoGP 2020 Joan Mir," demikian isi dari laporan Reuters tersebut.

Tak hanya itu, kantor berita tertua dunia, yakni Agence France-Presse atau AFP, juga turut menyoroti perhelatan MotoGP Mandalika. Adapun artikel yang mereka buat, yakni berjudul "Indonesia Bangkit untuk GrandPrix Pertama dalam 25 Tahun"

"Indonesia menyelenggarakan Grand Prix sepeda motor pertamanya dalam 25 tahun," tulis AFP mengawali laporannya, seperti dilhat Minggu (20/3/2022).

Selanjutnya, perhelatan balap MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandaloka, Lombok Tengah, NTB, ini juga diberitakan Associated Press (AP). "Balapan MotoGP Akan Membawa 60.000 Penggemar ke Sirkuit Indonesia" demikian headline yang ditulis AP.

"Balapan MotoGP pertama di Indonesia dalam 25 tahun akan menarik penonton terbesar untuk acara olahraga apa pun di negara ini sejak dimulainya pandemi virus corona ketika 60.000 penggemar datang ke pulau wisata Lombok," tulis AP dalam laporan awalnya.




Berita Lainnya

Hasil Lengkap Pemanasan MotoGP Qatar 2022

06/03/2022 21:25 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA