Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Keuangan

Dolar AS Perkasa Terhadap Sejumlah Mata Uang Asia, Tapi Keok Oleh Rupiah

Aisyah Isyana - 07/03/2022 11:24

Beritacenter.COM - Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah terhadap Rupiah pagi ini. Dolar AS dilaporkan melemah 105 poin (0,73%) terhadap Rupiah ke level Rp 14.360.

Sebagaimana data RTI, Senin (7/3/2022), dolar AS terpantau melemah hari ini, namun jika dilihat selama sebulan terakhir, mata uang Paman Sam itu masih perkasa dihadapan Rupiah.

Hari ini, pergerakan dolar AS terhadap mata uang Asia lainnya terpantau menguat, dimana dolar AS hanya keok terhadap rupiah pagi ini.

Dolar AS terpantau menguat 0,03% ke level 6,3 terhadap Yuan China. Selain itu, dolar AS juga menguat 0,12% ke level 114 terhadap Yen Jepang. Selanjutnya, mata uang Paman Sam itu juga mengauat terhadap dolar Singapura, yakni naik 0,22% ke level 1,3.

Ditengah situasi ketidakpastian imbas konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukriana, turut menumbuhkan kekhawatiran investor soal dampak yang disebabkan terhadap ekonomi global dan pasar keuangan. Alhasil, investor memutuskan untuk tidak menahan Euro, karena kedekatan wilayah Eropa dengan konlik dan menggantinya dengan dolar AS.

"Pasar Eropa sama sekali tidak menarik saat ini hanya karena eksposur geografis mereka ke Ukraina dan Rusia," kata ahli strategi ING Francesco Pesole, dilansir dari CNN, Senin (7/3/2022),

"Pasar dan bank sentral ingin menahan Dolar karena itu mata uang yang sangat likuid. Ini sangat bisa diperdagangkan. Dolar didukung oleh ekonomi yang sangat kuat dan solid," kata Pesole.

Inilah yang menjadi alasan dolar AS tetap kuat ditengah terjadinya konflik antar Rusia dan Ukraina. Faktanya pun, pasar saham di AS juga terpantau jauh lebih baik dari saham Eropa sejak invasi Rusia, karena ekonomi Amerika lebih terisolasi dari perang dan konsekuensinya.




Berita Lainnya

Inilah Tips Agar THR Tidak Numpang Lewat

26/04/2022 01:30 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA