Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Internasional

Serangan Rusia di Wilayah Perbatasan Berimbas Korban Berjatuhan di Pihak Ukraina

Aisyah Isyana - 24/02/2022 17:46

Beritacenter.COM - Invasi Rusia ke Ukraina berdampak pada jatuhnya korban jiwa. Bahkan, Ukraina dilaporkan terus melaporkan koban yang bertambah dari pihaknya, baik korban luka maupun korban jiwa.

Ukraina melalui petugas perbatasannya menyebut pasukan darat Rusia sudah mulai memasuki mereka dari berbagai arah, khususnya melalui perbatasan Belarusia, Luhansk, Sumy, Kharkiv, Chernihiv dan Zhytomyr hingga semenanjung Krimea. Militer Rusia memasuki wilayah Ukraina dengan tank dan alat berat tempur mereka lainnya.

"Setidaknya tiga orang tewas dalam invasi di perbatasan," demikian dilaporkan petugas penjaga perbatasan, dilansir Al Arabiya, Minggu (24/2/2022).

Bahkan, pejabat pemerintah Ukraina menyebutkan angka korban yang lebih tinggi. "Sedikitnya delapan orang tewas dan sembilan luka-luka akibat serangan Rusia," kata seorang penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina secara terpisah.

Sebagai catatan, bahkan selama konflik beberapa tahun dengan separatis pro Rusia di Ukraina Timur, belum pernah ada laporan korban jiwa di sepanjang perbatasan Krimea. Ini menjadi kematian terbaru pertama dalam sejarah konflik di Ukraina.

Laporan koresponden AFP di kedua kota itu menyebutkan jika mereka mendengar suara ledakan kuat di Mariupol, dekat dengan garis depan dan perbatasan Rusia. Bahkan, penduduk do pinggiran timur kota itu menyebut mereka mendengar artileri.

Tak hanya itu, ledakan juga disebut terjadi di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, yang terletak 35 kilometer (20 mil) selatan perbatasan Rusia. Dimana pasukan Ukraina diketahui telah memerangi pemberontakan yang didukung Moskow sejak 2014 di wilayah itu.

Tak main-main, Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan mengingatkan soal konsekuensi berat bagi negara-negara lain yang mencob ikut campur dalam perangnya dengan Ukraina.

"Setiap upaya untuk campur tangan akan mengarah pada konsekuensi yang belum pernah Anda lihat," kata Putin.




Berita Lainnya

Israel Layak Disebut Negara Teroris, Ini Alasannya !

15/12/2023 23:59 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA