Friday, 01 Jul 2022
Temukan Kami di :
Ekonomi

IMF Puji Pemulihan Ekonomi dan Sistem Keuangan RI Ditengah Pandemi

Indonesia terus merespons dengan langkah-langkah kebijakan yang berani, komprehensif, dan terkoordinasi dengan baik untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian dari dampak pandemi COVID-19, dan untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan dan inklusif

Aisyah Isyana - 26/01/2022 17:56

Beritacenter.COM - Dana Moneter Internasional (Internastional Monentary Fund/IMF) memuji perekonomian dan sistem keuangan Indonesia. Dimana Indonesia dinilai telah berhasil melindungi perekonomian negara dari dampak pandemi COVID-19.

Dikatakan Indonesia Mission Chief, Asia and Pacific Department, IMF Cheng Hoon Lim, sistem keuangan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang baik, meski ditengah penyebaran Corona varian Omicron. Bahkan, pemulihan ekonomi RI diprediksi akan semaki cepat di 2022.

"Indonesia terus merespons dengan langkah-langkah kebijakan yang berani, komprehensif, dan terkoordinasi dengan baik untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian dari dampak pandemi COVID-19, dan untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan dan inklusif," ujarnya dalam konferensi pers, dikutip dari CNBC Indonesia Rabu (26/1/2022).

"Sementara pandemi, seperti di tempat lain, telah menyebabkan hilangnya nyawa secara tragis dan memicu kemerosotan ekonomi besar-besaran, tindakan pihak berwenang telah berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan," imbuhnya.

Cheng Hoon Lim menyebut Indonesia sempat mengalami pelambatan ekonmi pada 2021, dimana kala itu tanah air tengah dilanda lonjakan kasus Corona varian Delta. Meski begitu, Indonesia dapat bertahan dan pertumbuhan ekonominya kembali meningkat pada kuartal ke-4, bahkan diperkirakan bakal semakin menguat selama 2022-2023.

Dalam hal ini, Indonesia dinilai mampu mengontrol situasi pandemi COVID-19 lebih baik, jika dibanding beberapa rekan sesama negara pasar berkembang (emerging market), bahkan dengan negara maju.

Data Center for Systems Science and Engineering at Johns Hopkins University dan World Bank hingga 25 Januari 2022, diketahui total kematian akibat Corona di Indonesia berjumlah 144.247, atau 53 korban per-100 ribu penduduk dengan total kasus yang hanya 4,39 juta.

Jumlah itu terpantau lebih baik ketimbang negara-negara emerging market lain seperti Brazil yang memiliki jumlah kasus Corona sebanyak 24,34 juta, dengan angka kematian hampir 6 kali lebih tinggi, yakni 296 jiwa per-100 ribu penduduk




Berita Lainnya

Naik Rp 5000, Harga Daging Ayam Jadi Rp 40.000/Kg

29/06/2022 19:27 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA