Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Kriminal

Edarkan Tembakau Gorila, Dua Remaja Diringkus Polisi di Cilegon

Rahman Hasibuan - 07/01/2022 16:50

Beritacenter.COM - Satresnarkoba Polda Banten berhasil menangkap dua pengedar narkotika jenis tembakau gorila. Penangkapan kedua pelaku di dua wilayah berbeda di Kota Cilegon, Rabu (5/1/2021).

Kedua pelaku berinisal V (20) warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, ditangkap di pinggir jalan tidak jauh dari rumahnya dan AS (30)warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, ditangkap di pinggir jalan tidak jauh dari rumahnya.

Baca Juga :

Diduga Mengantuk, Pengemudi Toyota Pajero Hantam Pembatas Jalan Hingga Ringsek

Resmi Dibuka! Segini Harga Tiket MotoGP Mandalika

Dianiaya-Dicabuli, Kakak Beradik di Magetan Lapor Polisi

Dari tersangka V, petugas mengamankan barang bukti satu paket tembakau gorila seharga Rp 800 ribu, sementara dari tersangka AS diamankan barang bukti satu paket tembakau gorila seharga Rp2 juta.

Ditresnarkoba Polda Banten, Kombes Pol Suhermanto mengatakan, bahwa penangkapan 2 pelaku penyalahgunaan narkotika jenis tembakau gorila tersebut berawal dari informasi masyarakat.

"Awalnya kita mendapatkan informasi bahwa adanya peredaran gelap narkotika jenis tembakau gorila di 2 lokasi yang dilakukan tersangka V dan AS. Informasi tersebut ditindak lanjuti," terang Suhermanto kepada PosKota, Jumat (7/1/2022).

Setelah dilakukan observasi lapangan, petugas berhasil mengamankan tersangka V saat mengambil tembakau gorila pesanannya di depan tempat ibadah di Kelurahan Tamansari.

Selain narkoba te,nakau gorila, polisi mengamankan barang bukti berupa handphone yang menurut keterangan tersangka digunakan untuk transaksi.

"Untuk tersangka AS ditangkap saat berada di kantor perusahaan jasa kurir di Lingkungan Gerem, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon dengan barang bukti 1 paket tembakau gorila," ujar Hermanto didampingi Kabidhumas Kombes Pol Shinto Silitonga.

Dalam penggeledahan di rumah AS di Kelurahan Tamansari, ditemukan barang bukti satu buah timbangan elektrik dan plastik klip bening yang menurut keterangan AS digunakan untuk menimbang dan mengemas tembakau gorilla yang telah dibelinya untuk dijual kembali.

"Tersangka AS juga terindikasi sebagai pengedar setelah ditemukan sejumlah alat pendukung seperti timbangan digital dan plastik klip yang biasa digunakan untuk mengemas tembakau gorila," kata Hermanto.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Permenkes nomor 4 tahun 2021 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika ancaman hukuman minimal 4 tahun atau maksimal 12 tahun.

 




Berita Lainnya

Cemburu Buta, Supir Angkot Tikam Pemuda di Tapos

12/01/2024 15:45 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA