Wednesday, 18 May 2022
Temukan Kami di :
Teknologi

Langka, Fosil Bayi Dinosaurus Dalam Telur Berusia 72 Juta Tahun Ditemukan di China

Aisyah Isyana - 22/12/2021 16:57

Beritacenter.COM - Telur dionsaurus yang sangat langka ditemukan di China. Meski penemuan telur dinosaurus sudah sering terjadi, penemuan kali ini disebut sangat berbeda lantaran ada fosil embrio bayi donosaurus yang terbentuk sempurna didalamnya.

Telur dinosaurus yang belakanga dinamakan 'Baby Yingliang' itu diperkirakan telah berusia sekitar 72 juta tahun. Saat ini, telur dinasoaurus yang ditemukan di Ganzhou City, China itu tengah diteliti oleh secara mendalam oleh para peneliti.

Penemuan telur 'Baby Yinglang' ini disebut-sebut sebagai keberuntungan yang besar. Pasalnya, tulang baby Yinglang yang masuk dalam spesies dinosaurus berparuh dan tidak bergigi atau disebut sebagai oviraptorosaurus ini, sangat lemah dan rapuh, hingga membuatnya menjadi sangat langka ditemukan.

Oviraptorosaurus adalah dinosaurus berbulu yang beberapa ciri lainnya mriip dengan burung-burung modern. Spesies burung sendiri sejatinya nenek moyangnya adalah dinosaurus, seperti dilanir CNN, Rabu (22/12/2021).

Telur 'Baby Yinglang' ini memiliki ukuran 17 centimeter panjangnya, sementara bayi dinosaurus didalamnya jika menetas berukuran 27 centimeter. Jika bayi dinosaurus itu hidup, para peneliti meyakini panjangnya akan dikisaran dua hingga tiga meter.

"Ini adalah spesimen yang mengagumkan. Saya telah bekerja meneliti telur dinosaurus selama 25 tahun dan belum pernah sebelumnya melihat hal seperti ini," ujar Darla Zelenitsky, salah satu peneliti dari University of Calgary, Kanada.

"Sebelum ini, hanya sedikit yang diketahui tentang apa yang terjadi di dalam telur dinosaurus sebelum menetas, karena hanya ada sedikit tulang embrio, apalagi yang lengkap dan hidup," sambungnya.

Saat ini, telur Baby Yingliang dan fosil telur sejenisnya yang ditemukan tengah diteliti para periset yang berasal dari China, Inggirs, dan Kanada. Para peneliti itu berkesimpulan jika gerakan Baby Yingliang akan sama dengan yang dilakukan bayi burung lainnya.

"Embrio dinosaurus di dalam telur ini adalah salah satu fosil tercantik yang pernah saya lihat. Bayi dinosaurus itu terlihat seperti bayi burung yang menelungkup di telurnya, yang menjadi bukti lagi bahwa banyak karakteristik burung saat ini pertama-tama berkembang dari nenek moyang dinosaurus mereka," kata Steve Brusatte dari University of Edinburgh.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA