Friday, 01 Jul 2022
Temukan Kami di :
Teknologi

Ilmuwan Temukan Air Es Tersembunyi Dibawah Lembah 'Valles Marineris' di Mars

Aisyah Isyana - 17/12/2021 21:30

Beritacenter.COM - Penelitian terbaru berdasarkan data yang dikumpulkan Trace Gas Orbiter (TGO), mengungkap adanya temuan air es di Mars. Air es itu tersembunyi hanya beberapa meter dibawah permukaan Mars, di salah satu situs paling dramatis di Planet Merah tersebut.

TGO merupakan bagian dari misi ExoMars yang dioperasikan European Space Agency (ESA) bersama Roscosmos, mitra mereka dari Rusia. Adapun ExoMars juga mencakup TGO yang diluncurkan 2016 lalu, dan penjelajah Rosalind Franklin yang diluncurkan tahun depan ke Mars, seperti dikutip Space.com.

Terdapat salah satu instrumen di kapal TGO yang disebut Fine Resolution Epithermal Neutron Detector (FREND), yang dapat mendeteksi hidrongen, dimana salah satu dari dua elemen yang membentuk air. Data FREND menunjukkan adanya tingkat hidrogen yang tinggi di situs bernama Candor Chaos, tepatnya di dekat jantung sistem ngarai besar yang dijuluki Valles Marineris.

"Kami menemukan bagian tengah Valles Marineris penuh dengan air, jauh lebih banyak air daripada yang kami perkirakan," ujar seorang ilmuwan senior di Space Research Institute of the Russian Academy of Sciences, Alexey Malakhov.

"Ini sangat mirip dengan daerah permafrost Bumi, di mana es air secara permanen bertahan di bawah tanah kering karena suhu rendah yang konstan," sambungnya.

Valles Marineris merupakan ngarai terbesar di Tata Surya, dimana ukurannya 10 kali lebih panjang dan lima kali lebih dalam dari Grand Canyon di Bumi. Ngarai ini membentang di sepanjang sebagian besar ekuator Mars, dimana hal ini menjadi yang paling mencolok di Mars.

Para ilmuwan sebelumnya telah mencari es cair di Mars di wilayah khatulistiwa sebelumnya, dimana mereka hanya dapat mempelajari debu permukaan, dan mendapati sejumlah kecil air. Namun, penelitian baru ini memperluas kedalaman yang bisa dipelajari para ilmuwan dan memberi mereka pandangan baru terkait permukaan bawah dan permukaan langsung Mars.

"Dengan TGO kita dapat melihat hingga satu meter di bawah lapisan berdebu ini dan melihat apa yang sebenarnya terjadi di bawah permukaan Mars, dan, yang terpenting, menemukan 'oasis' kaya air yang tidak dapat dideteksi dengan instrumen sebelumnya," kata Igor Mitrofanov, ilmuwan Space Research Institute of the Russian Academy of Sciences.

Semua hidrogen yang terdeteksi para peneliti disebut hadir dalam bentuk es air, dimana senyawa berharga ini dapat membentuk sebanyak 40% bahan dekat permukaan didaerah itu. FREND juga mendeteksi air yang terkandung dalam mineral lokal, meski para ilmuwan perdcaya kemungkinannya lebih kecil dari pada es.

"Temuan ini merupakan langkah pertama yang luar biasa, tetapi kami membutuhkan lebih banyak pengamatan untuk mengetahui dengan pasti bentuk air apa yang kami temukan," ujar mantan ilmuwan proyek ESA untuk ExoMars Trace Gas Orbiter, Håkan Svedhem.

"Terlepas dari hasilnya, temuan ini menunjukkan kemampuan instrumen TGO yang tak tertandingi dalam memungkinkan kita untuk 'melihat' di bawah permukaan Mars, dan mengungkapkan reservoir air yang besar, tidak terlalu dalam, dan mudah dieksploitasi di wilayah Mars ini," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA