Wednesday, 18 May 2022
Temukan Kami di :
Kriminal

Polda Metro Tangkap Oknum Ojol Bawa Kabur MacBook Rp67 Juta di Jakbar

Aisyah Isyana - 24/11/2021 11:35

Beritacenter.COM - Kurir ojek online (ojol) yang membawa kabur MacBook terbaru seharga Rp67 juta milik Untung Store, Untung Putro, berhasil dibekuk polisi. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan jajaran Polda Metro Jaya di wilayah Jakarta Barat.

"Iya benar, nanti kami akan rilis," ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis saat dihubungi, Rabu (24/11/2021).

Auliansyah menyebut konfrensi pers prihal penangkapan terhadap pelaku beserta kronologi pengungkapan kasus akan digelar siang ini.

Kasus ini bermula dari laporan Untung Putro ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penggelapan yang dilakukan oknum ojol terhadap MacBook senilai Rp67 juta. Dari informasi yang didapat, Untung menyebut jika pelaku adalah residivis.

"Ternyata ada 15 orang yang pernah jadi korban orang tersebut juga. Jadi orang ini residivislah, sindikatlah. Dia modusnya jual-beli akun ojek online," beber Untung saat dihubungi, Minggu (21/11) lalu.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga kerap berganti-ganti akun. Menurutnya, kerugian 15 korban yang barangnya dibawa kabur pelaku memiliki nilai jual yang bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp67 juta.

"Yang terlapor sampai sekarang sudah 15 kali dengan orang yang sama dan nilainya fantastis pasti di atas Rp 10 juta. Ada yang Rp 23 juta, ada yang Rp 28 juta, Rp 40 juta. Saya mungkin salah satu yang paling gede ya Rp 67 juta di satu transaksi," jelasnya.

Selain itu, Untung menyebut pelaku juga menggunakan KTP palsu untuk mendaftarkan diri sebagai kurir ojek online. Pasalnya, alamat tinggal pelaku di KTP ternyata palsu saat dicek ke lokasi.

"Jadi akun palsu, KTP palsu. Kalau nama di KTP Hendri Usman, cuma saya yakin itu dia jual akun juga jadi KTP palsu. Karena kami dapet foto KTP, kami kirim tim ke alamat di KTP juga nggak ada orang tersebut," jelas Untung.

Lebih lanjut, Untung menyebut pernah mengalami kejadian serupa sebanyak 3 kali, dimana barang yang dibawa kabur bervariasi seperti laptop dan handphone. "Kalau ini menurut saya nggak bisa didiemin kalau beginian. Jadi lebih ke moral sih. Kalau untuk materiilnya kita udah diganti sama marketplace-nya," jelas Untung.

"Jadi akun yang dipakai itu beda-beda setiap melakukan modus kejahatan tersebut. Terus abis itu saya data orang-orang korban itu, abis itu saya baru kemarin sempat laporan ke Siber Polda Metro Jaya," pungkasnya.




Berita Lainnya

Terlibat Tawuran, 9 Remaja di Tebet Ditangkap Polisi

18/05/2022 13:59 - Baharuddin Kamal

Polisi Ringkus Satu DPO Pembobol ATM di Aceh

17/05/2022 11:16 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA