Tuesday, 30 Nov 2021
Temukan Kami di :
News

Polisi Tetapkan Ibu Aniaya 2 Anak Kandung di Jakbar Jadi Tersangka

Baharuddin Kamal - 22/10/2021 21:30 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Seorang ibu berinisial LAF (38) yang tega melakukan penganiayaan kepada dua anak kandungnya sendiri di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah gelar perkara status Ibu kandung berinisial LAF sudah menjadi tersangka," ujar Ari Lukman selaku pengacara ayah korban kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Lukman menjelaskan, kedua anak yang menjadi korban kekerasan oleh ibu kandungnya itu, tengah dilakukan pendampingan psikologis dari unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Informasi lainnya yang kami dapat dari unit P2TP2A yang sudah memberikan pendampingan dan pemeriksaan secara psikologis kepada anak kandungnya tersebut, maka anak tersebut untuk sementara waktu harus dijauhkan dari ibu kandungnya," tutur Lukman.

Lukman memastikan, kedua anak yang menjadi korban kekerasan oleh ibunya itu saat ini dalam kondisi sehat. Sementara sang ibu, menyatakan kepada suami sudah siap menjalani hukuman.

Sementara itu, Tim kami sudah mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Kasat Reskrim Polres Jakbar sejak pagi tadi. Namun hingga detik ini belum ada jawaban.

Sebelumnya diketahui, dua orang bocah diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu kandungnya yang berinisial LAF (38), di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tidak diketahui secara jelas motif penganiayaan itu.

Setelah bersabar cukup lama, sang ayah korban, AR (39), akhirnya melaporkan perbuatan istrinya tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat pada 16 Juni 2021 lalu.

"Jadi tiba-tiba saja. Dari Oktober 2020 itu berulang-ulang kali, sampai pada puncaknya di tanggal 27 Maret 2021 itu. Sang ayah tidak tahan lagi melihat anaknya dipukulin terus, akhirnya membawa keluar anaknya dari rumah," kata Lukman, Selasa 29 Juni 2021.

Lukman mengatakan, istri kliennya itu memiliki sifat mudah terpancing emosi. Beberapa kali anaknya dipukuli menggunakan sapu dan disiram air shower hingga membuat sang anak sesak napas. "Ini tanpa alasan yang jelas ngelakuinnya," ujarnya.

Salah satu anaknya yang masih berusia tujuh tahun saat ini tengah mengalami trauma. Sesekali ia meringik kesakitan di bagian kuping akibat dipukuli sang ibu. "Jadi sering menangis kalau lagi sekolah online, tiba-tiba menangis ngejerit gitu," tuturnya.

Selain menganiaya sang anak, Lukman juga mengatakan, LAF pernah didapati melakukan kekerasan terhadap pembantunya. Yang lebih parah, LAF menyiramnya dengan air panas.




Berita Lainnya

UPDATE Cuaca di Jakarta 29 November 2021

29/11/2021 07:00 - Rachman Riv
Kemukakan Pendapat


BOLA