Sunday, 17 Oct 2021
Temukan Kami di :
News

Satgas Pastikan Proses Hukum Rachel Vennya Berjalan, Warga Diminta Taat Aturan

Terkait dengan kasus WNI yang meninggalkan masa karantina di Wisma Atlet sebelum waktunya. Maka pemerintah memastikan bahwa proses hukum sedang berjalan

Aisyah Isyana - 14/10/2021 21:57

Beritacenter.COM - Satgas COVID-19 angkat bicara soal selebgram Rachel Vennya yang kabur dari karantina di RSDC Pademangan, Jakarta, diduga dibantu oknum TNI. Terkait hal itu, Satgas COVID-19 memastikan proses hukum terhadap Rachel tengah berjalan.

"Terkait dengan kasus WNI yang meninggalkan masa karantina di Wisma Atlet sebelum waktunya. Maka pemerintah memastikan bahwa proses hukum sedang berjalan," kata Juru Bicara Satgas Pusat Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Kamis (14/10/2021).

Baca juga :

Wiku memastikan jika pihaknya menjunung tinggi penerapan aturan yang berlaku dan akan menegakkan kedisiplinan guna melindungi keselamatan masyarakat. Wiku juga mengimbau agar para pelaku perjalanan internasional dapat menaati aturan yang berlaku.

"Kepada seluruh pelaku perjalanan internasional kami minta untuk menaati peraturan yang telah ditetapkan dan jangan melanggar karena akan dikenakan sanksi yang tegas," ucap Wiku.

Wiku memastikan akan memberikan sanksi tegas sebagaimana tertera dalam pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, terhadap pihak-pihak yang melanggar.

"Prinispnya kedua regulasi ini mengimbau pelaksanaan karantina untuk agar pelaku perjalanan tidak jatuh sakit maupun membawa penyakit," ujarnya.

Untuk diketahui, Rachel Vennya diduga kabur dari karantina di Wisma Atlet Pademangan, yang sejatinya diperuntukkan khusus TKI, setelah melakukan perjalanan dari Amerika Serikat. Rachel kabur dari karantina diduga melibatkan oknum TNI berinisial FS.

"Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram Rachel Vennya dari karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan, pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari hulu sampai ke hilir," kata Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10).

Herwin mengatakan, Kodam Jaya selaku Kogasgabpad COVID-19 menyebut pemeriksaan dimulai di bandara sampai di RSDC Wisma Atlet Pademangan. Setelahnya, dia menyebut kaburnya Rachel Vennya diduga ada keterlibatan oknum TNI.

"Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural," ucap Kolonel Herwin.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA