Sunday, 17 Oct 2021
Temukan Kami di :
News

Tak Izinkan Formula E di Monas, Setneg : Berpotensi Merusak Cagar Budaya

Mengingat, getaran dan berbagai risiko yang bisa berpotensi merusak cagar budaya Monas

Aisyah Isyana - 11/10/2021 23:32

Beritacenter.COM - Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) menjelaskan alasan untuk tidak mengizinkan pelaksanaan Formula E digelar di area Monumen Nasional (Monas). Setneg tak merestui hal itu lantaran khawatir kegiatan itu dapat merusak cagar budaya di Monas.

"Mengingat, getaran dan berbagai risiko yang bisa berpotensi merusak cagar budaya Monas," kata Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Baca juga :

Menurutnya, keputusan itu diambil setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Faldo juga menyebut keputusan itu juga telah melalui diskusi serta dialog yang intensif antara Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat.

"Lewat diskusi yang mendalam dan dialog yang cukup intensif terkait ini, sampailah pembicaraan untuk menggunakan lokasi lain," ujarnya.

Meski begitu, Faldo menyebut kawasan tertentu seperti di Medan Merdeka masih diperbolehkan untuk digunakan. Hanya saja, Faldo tak menjelaskan rinci apakah kawasan itu bisa digunakan untuk ajang Formula E.

"Kawasan Medan Merdeka masih tetap dapat digunakan, yang meliputi Jalan Merdeka Timur, Selatan, Barat, sampai dengan putaran balik depan RRI. Tidak ada larangan," kata Faldo.

Faldo menyebut pemerintah pusat dan Pemprov DKI sejauh ini masih terus berkoordinasi soal penetapan lokasi balapan Formula E. "Pemerintah pusat dan daerah terus kordinasi. Semua kemungkinan terbaiklah yang ingin kita capai, terutama terkait lokasi ini," ungkap dia.

Sekedar diketahui, Pemprov DKI sebelumnya mengumumkan jika Formula E batal digelar di kawasan Monas. Pemprov DKI melalui JakPro disebut masih menyiapkan 5 venue alternatif. Dari sejumlah venue alternatif itu, dua diantaranya berada di Senayan dan Pulau Reklamasi.

"Macam-macamlah (lokasinya), di antaranya di Senayan, di Pantai Maju Bersama, dan lain-lain," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2021).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA