Tuesday, 30 Nov 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Tetapkan Tersangka Pemuda yang Bohong Dibegal, Tapi Tertipu Open BO

Aisyah Isyana - 10/10/2021 15:11

Beritacenter.COM - Pemuda asal Bogor harus berurusan dengan polisi, lantaran kedapatan membuat laporan palsu ke Mapolres Metro Jakarta Timur. Awalnya, pemuda bernama Aulia Rafiqi mengaku disetrum begal, namun belakangan ternyata sebenarnya tertipu open BO.

Akibat perbuatannya yang telah membuat laporan palsu, Aulia kini ditetapkan sebagai tersangka. "Sudah jadi tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).

Erwin menyebut Aulia juga telah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Timur dan dijerat Pasal 242 dan Pasal 220 KUHP tentang pembuatan laporan palsu.

"Sudah ditahan.Dugaan memberikan keterangan dan atau sumpah palsu dan atau pengaduan palsu," ujar Erwin.

Adapun bunyi Pasal 220 dan Pasal 242 KUHP, yakni sebagai berikut :

Pasal 220:Barang siapa memberitahukan atau mengadukan bahwa telah dilakukan suatu perbuatan pidana, padahal mengetahui bahwa itu tidak dilakukan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

Pasal 242:Barang siapa dalam keadaan di mana undang-undang menentukan supaya memberi keterangan di atas sumpah atau mengadakan akibat hukum kepada keterangan yang demikian, dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik dengan lisan atau tulisan, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang khusus ditunjuk untuk itu,diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Sekedar diketahui, Aulia Rafiqi sebelumnya sempat mengaku telah disetrum kawanan begal. Dia menyebut insiden itu terjadi di wilayah Pondok Kopi, Jakarta Timur. Atas adanya laporan itu, polisi pun melakukan penyelidikan dengan menyusuri lokasi Aulia saat dibegal.

Namun, dari hasil penyisiran di lokasi hingga pemeriksaan terhadap Aulia Rafiqi, ternyata terungkap jika laporan tersebut palsu. Polisi mendalami motif Aulia Rafiqi membuat laporan palsu. Dari video yang beredar di medsos, Aulia disebut telah membuat cerita fiktif.

"Dengan ini menyatakan bahwa laporan yang saya buat di Polres Metro Jakarta Timur bahwa saya dibegal dan disetrum oleh orang yang mengaku polisi adalah bohong atau hoax," kata Aulia dalam keterangan video.

Belakangan diketahui jika Aulia sebenarnya kehilangan barang-barangnya saat cekcok prihal open BO. Aulia menyebut saat itu dia melakukan open booking online (BO) dengan seorang perempuan melalui aplikasi MiChat. Mereka kemudian bertemu di sebuah apartemen di Bekasi. Namun, keduanya berseteru lantaran adanya ketidaksesuaian tarif.

"Kejadian yang sebenarnya terjadi adalah awalnya saya MiChat dengan seorang perempuan dan open BO di Apartemen Kemang View Bekasi lantai 9 kemudian terjadi cekcok karena tidak sesuai kesepakatan," terang Aulia.

Imbas dari terjadinya cekcok itu, tak beberapa lama muncullah teman-teman dari pihak perempuan. Disitu, handphone dan uang Aulia Rafiqi kemudian diambil oleh para pelaku.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA