Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Bisnis

Startup E-Commerce Indonesia 'Ula' Dapat Suntikan Dana dari Jeff Bezos

Aisyah Isyana - 04/10/2021 18:24

Beritacenter.COM - Mantan orang terkaya dunia, Jeff Bezos, dikabarkan menyuntikkan dana ke perusahaan startup Indonesia. Dengan adanya kabar itu, sedikitnya telah membuktikan jika startup lokal kian mengudara dan mendapat sorotan di mata dunia.

Sebagaimana dilansir Tech Crunch, Senin (4/9/2021), menyebut startup e-commerce Ula mendapat pendanaan Seri B sebesar USD 87 juta, atau Rp1,2 triliun. Adapun pendanaan itu didapat dari Prosus Ventures, Tencent, B Capital dan Jeff Bezos yang juga disebut turut andil menyuntikkan dana pada putaran kali ini.

Jeff Bezos sebagaimana diberitakan Tech Crunch, disebut ikut mengucurkan dana lewat Bezos Expeditions. Dalam hal ini, B Capital, Tencent dan Prosus Ventures diposisikan sebagai co-lead.

"Investor terbaru Ula datang dengan keahlian global dan berbagi pemikiran jangka panjang perusahaan. Kami senang mereka percaya dengan misi Ula dan harapannya bisa belajar dari pengalaman mereka membayangkan ulang ritel di pasar tumbuh yang lainnya," kata Co-founder dan CEO Ula, Nipun Mehra dalam pernyataan resminya.

Ula yang merupakan startup e-commerce yang berbasis di Jakarta, diketahui baru berumur 1,5 tahun. Ula sebelumnya juga sudah mendapat pendanaan dari B Capital Group, Sequoia Capital India, Lightspeed Venture Partners dan Quona Capital.

Adapun alasan Jeff Bezos untuk akhirnya kepincut mengucurkan dana ke startup Ula yang merupakan platform e-commerce B to B, lantaran Amazon memang belum masuk ke wilayah Asia Tenggara dan hanya dapat hadir secara terbatas di kawasan tersebut.

Sekedar diketahui, e-commerce Ula berupaya membantu ritel kecil dengan solusi rantai suplai, inventory dan modal kerja. Startup Ula didirikan oleh Nipun Mehra (mantan eksekutif Flipkart di India dan mantan mitra di Sequoia Capital India), Alan Wong (sebelumnya bekerja di Amazon), Derry Sakti (yang mengawasi operasi raksasa barang konsumen P&G di Indonesia), dan Riky Tenggara (sebelumnya di Lazada dan aCommerce).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA