Tuesday, 30 Nov 2021
Temukan Kami di :
News

Soal Rencana Rekrut Eks Pegawai KPK, Polri : Kita Berharap Berjalan Baik dan Lancar

Aisyah Isyana - 01/10/2021 15:24

Beritacenter.COM - Institusi kepolisian dan KPK sejatinya tak dapat terpisahkan, mengingat personel Polri turut berkontribusi di lembaga antirasuha itu sejak awal berdiri. Untuk itu, Polri sangat berharap rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk merekrut 57 eks pengawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), dapat berjalan lancar.

"Kita berharap semuanya apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Kapolri ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dan semoga juga tidak ada apa-apa di masyarakat, tetapi semuanya aman dan lancar," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, kepada wartawan, Jumat (1/10/2021).

Dengan adanya pernyataan Kapolri terkait perekrutan 57 eks pegawai KPK, disebut Argo telah menunjukkan keseriusan Polri untuk merangkul. "Jadi tentunya kan Polri dalam hal ini Bapak Kapolri sudah men-declare secara resmi. Jadi semua khalayak melihat, jadi ini tidak main-main polisi. Ini serius dan sangat serius," ujar Argo.

Terlebih, Argo menyebut Novel Baswedan dan rekan-rekan lainnya juga memiliki rekam jejak yang baik. Untuk itu, sudah tak perlu diragukan lagi kempuan mereka yang memiliki visi untuk memberantas korupsi di tanah air.

"Dan juga melihat bahwa rekam jejak dari teman-teman pegawai KPK ini, itu mempunyai visi yang sama yaitu untuk pemberantasan korupsi. Dan untuk rekam jejaknya tidak perlu dikhawatirkan, tidak perlu diragukan, itu sudah sama-sama nyata dilakukan," tuturnya.

"KPK dibentuk pun itu kepolisian ada di sana. Jadi penyidik Polri sudah ada di KPK. Jadi rasanya itu antara KPK dengan kepolisian itu tidak bisa terpisahkan, jadi kita selalu ada silaturahmi dan komunikasi," imbuh Argo.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 57 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menjadi ASN, telah resmi diberhentikan kemarin. Pengumuman pemberhentian dengan hormat itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Rabu (15/9). Dia menyebut, pegawai KPK yang tak lolos TWK diberhentikan dengan hormat per-30 September 2021.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK saat itu.




Berita Lainnya

UPDATE Cuaca di Jakarta 29 November 2021

29/11/2021 07:00 - Rachman Riv
Kemukakan Pendapat


BOLA