Monday, 20 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Prediksi Cuaca Ekstrem, BKMG Tetapkan Siaga Banjir pada DKI Jakarta dan Jabar

Baharuddin Kamal - 15/09/2021 07:22 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan himbauan dini terkait cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut diminta waspada potensi banjir.

BMKG telah menetapkan level siaga bagi Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur, 13-15 September 2021. Penetapan itu berdasarkan adanya prediksi cuaca ekstrem yang akan terjadi di provinsi tersebut.

"Berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak (IBF-Impact Based Forecast) BMKG, potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan atau tanah longsor dari cuaca ekstrem hingga 3 (tiga) hari ke depan, yakni tanggal 15 September 2021, untuk level siaga," kata Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, dalam keterangannya, Selasa (14/9/2021).

Dia menyebutkan, cuaca ekstrem itu kemungkinan terjadi karena mulai aktifnya sejumlah fenomena dinamika atmosfer yang melewati sejumlah provinsi di Indonesia. Fenomena itu disebut dengan Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin akan terpantau aktif di wilayah Indonesia hingga seminggu ke depan.

"MJO, gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah aktif yang dilewatinya," ucapnya.

Selain itu, Guswanto menyebut pertemuan kecepatan angin mengakibatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia. Kemudian suhu muka laut yang masih hangat hingga tingginya kelembapan udara juga mendukung fenomena cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di Indonesia.

"Suhu muka laut dan anomali suhu muka laut juga terpantau masih hangat di sebagian besar perairan di Indonesia, yang mendukung peningkatan suplai uap air sebagai sumber pembentukan awan-awan hujan. Kondisi tersebut juga didukung oleh masih tingginya kelembaban udara di sebagian besar wilayah di Indonesia hingga seminggu ke depan," tuturnya.




Berita Lainnya

Sanksi Bagi PNS Yang Nekat Poligami

19/09/2021 12:52 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA