Monday, 20 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Horor 5 Anak Punk di Berau Kaltim Meregang Nyawa Usai Pesta Miras Hand Sanitizer

Aisyah Isyana - 15/09/2021 00:31

Beritacenter.COM - Pesta minuman keras (miras) yang belakangan diketahui dicampur cairan hand sanitizer, mengakibatkan lima anak punk di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tewas. Miras itu diberikan pemuda berinisial HK (17) kepada anak-anak punk yang kerap memalaknya.

"Total ada 5 korban, 2 orang meninggal pada Senin (13/9) di rumah sakit saat menjalani perawatan," jelas Kasat Reskrim Polres Berau AKP Ferry Putra Samodra, Selasa (14/9/2021).

Baca juga :

Pria berisial HK itu diketahui membawa 5 botol minuman berukuran besar yang disebutnya miras jenis Cap Tikus. Miras itu disebutnya dibawa dari tempatnya bekerja.

"Ada 5 botol, total berisi 5,5 liter cairan hand sanitizer, dan kepada para korban tersangka mengaku bahwa isinya merupakan miras," ucapnya.

Diketahui ada sebanyak 7 anak punk yang pesta miras oplosan hand sanitizer tersebut. Cairan berbahaya itu telah diminum mereka 3 kali, terhitung sejak Jum'at (11/9) siang hingga Sabtu (12/9) malam.

Pesta miras itu sekitka berakhir usai salah satu anak punk perempuan berinisial ST (18), tewas di lokasi. Hanya berselang sekitar satu jam, satu korban lainnya berisial AG (17), juga meninggal dunia. Selanjutnya, disusul para korban lainnya, yakni PU (20), RN (17), RZ (20), dan AI (15).

"Sebenarnya pelaku (HK) berniat cuman memberi satu botol, namun karena para korban tak sadar itu hand sanitizer, jadi meminumnya ditambah hingga habis 5,5 liter," kata penyidik Satreskrim Polres Berau, Iptu Doni Witono.

"Sebelum memberi hand sanitizer, pelaku pun sempat mencicipi, dan mengalami sakit perut. Di situlah awal niat pelaku mengerjai anak-anak punk ini yang juga rekan nongkrongnya," tambahnya.

Aksi pelaku mencampur miras dengan hand sanitizer itu dilakukan lantaran kesal kerap dipalak oleh para korban yang merupakan anak punk. "Ya pelaku sakit hati karena sering dipalak oleh para korban untuk membeli alkohol yang digunakan untuk mabuk-mabukan dan diancam dimusuhi," jelasnya.

Tak hanya 5 korban meninggal, saat ini ada 2 anak punk lainnya yang masih menjalani perawatan intensif pihak rumah sakit. "Yang dua masih menjalani perawatan di rumah sakit," kata Doni.

Saat ini, HK beserta barang bukti botol minuman dan jeriken hand sanitizer sudah diamankan polisi. HK beserta barang bukti digelandang ke Mapolres Berau untuk penyelidikan lebih lanjut.




Berita Lainnya

Sanksi Bagi PNS Yang Nekat Poligami

19/09/2021 12:52 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA