Monday, 27 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Soal Kasus Pencemaran Bengawan Solo, Polisi Periksa Emak-emak Produsen Ciu di Sukoharjo

Aisyah Isyana - 14/09/2021 19:34

Beritacenter.COM - Polisi melakukan pemeriksaan terhadap seorang ibu bernisial M terkait dugaan pencemaran limbah ciu di Begawan Solo, Jawa Tengah. Meski polisi telah mengantongi dua alat bukti, polisi masih belum menetapkan M sebagai tersangka pencemaran Begawan Solo.

"Seorang ibu berinisial M pemilik home industry (ciu) di Sukoharjo kita mintai keterangan. Kita sudah punya dua alat bukti, tapi belum ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy saat ditemui di kawasan Laweyan, Solo, Selasa (14/9/2021).

Baca juga :

Sejauh ini, polisi baru memintai keterangan M yang disebut sudah terbukti membuang limbah ke Bengawan Solo. "Baru dimintai keterangan, tapi sudah terbukti mereka membuang pakai tangki, membuang pakai bak terbuka," katanya.

Tak hanya industri rumahan, Iqbal menyebut ada dua perusahaan lain yang juga diperiksa polisi terkait dugaan pencemaran limbah di Bengawan Solo. Adapun dua perusahaan itu juga berlokasi di Sukoharjo.

"Dua perusahaan itu yang dimintai keterangan, dulu 2019 sudah pernah kena sanksi administrasi dari LHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan) provinsi (Jateng)," ucapnya.

Iqbal menyebut pihaknya akan menelusuri apakah perusahaan itu sudah mejalankan sanksi dari Dinas Lingkungan Hidup (LHK) atau belum. "Apakah dua perusahaan di Mojolaban itu sudah melaksanakan sanksi dari KLH atau belum itu yang akan kami pidanakan," tutur Iqbal.

Guna mengusut kasus pencemaran limbah di Bengawan Solo, pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) polisi menyasar ratusan industri rumahan di dua lokasi di Sukoharjo. Adapun rinciannya, yakni 45 home industry di Polokarto dan 88 industri di Mojolaban.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA