Monday, 20 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Lokasi Vaksinasi di Jakarta Ratusan, Anies Sulit Terima Alasan Warga Tak Bisa Vaksin

Jadi alasan bahwa tidak bisa vaksin, itu kalau untuk Jakarta agak sulit diterima alasan itu, karena Anda bisa akses di mana saja, kapan saja, Anda tinggal datang lalu melakukan vaksinasi cukup dengan atau kali vaksin sesudah itu Anda bebas bergerak

Aisyah Isyana - 01/08/2021 14:41

Beritacenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau mendengar alasan warga yang mengeluh tak bisa vaksin. Menurutnya, alasan itu sulit untuk diterima lantaran lokasi vaksinasi di Jakarta tersebar di ratusan titik.

"Gini, lokasi vaksinasi ada di mana saja, Anda tinggal datang hari ini, besok langsung bisa vaksin. Jadi kalau mau ke pasar besok, hari ini bisa vaksin di ratusan tempat di Jakarta," ujar Anies usai menghadiri peluncuran 'Vaksinasi Merdeka' di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (1/8/2021).

"Jadi alasan bahwa tidak bisa vaksin, itu kalau untuk Jakarta agak sulit diterima alasan itu, karena Anda bisa akses di mana saja, kapan saja, Anda tinggal datang lalu melakukan vaksinasi cukup dengan atau kali vaksin sesudah itu Anda bebas bergerak," sambungnya.

Baca juga :

Sejauh ini, Anies menyebut sudah ada 7,5 juta orang yang telah mendapatkan vaksinasi. Dia berharap akangka itu akan terus bertambah menjadi 10 juta orang hingga pekan depan.

"Jadi kami tidak mewajibkan vaksinasi ini dua bulan lalu tidak, tapi sekarang sudah 7,5 juta orang mendapatkan vaksinasi dan insyaallah ini tambah 3 juta lagi dalam 2 pekan ke depan, maka 10 juta orang di Jakarta sudah tervaksinasi, maka saya mengundang kepada semuanya untuk kerjakan itu," ungkapnya.

Selain itu, Anies juga tak menampik ada beberapa orang yang belum bisa divaksin karena alasan medis, dan beberapa lainnya karena baru sembuh dari COVID-19. Terkait mereka yang belum bisa divaksin, Anies menyebut mereka hanya perlu membawa surat keterangan dokter yang menunjukkan jika tak bisa divaksin.

"Nah pemantauannya seperti apa, nanti begini ada masyarakat yang belum bisa vaksin memang belum bisa karena alasan medis, ada alasan kesehatan yang membuat mereka tidak bisa vaksin, yang kedua ada yang baru sembuh dari COVID yang belum bisa vaksin, nah mereka cukup membawa surat keterangan dari dokter bahwa mereka memang belum bisa vaksin atau kalau ada persoalan medis sehingga tidak bisa vaksin, cukup keterangan dokter itu akan bisa dikecualikan," ungkap Anies.

Sekedar diketahui, Pemprov DKI Jakarta mewajibkan pembeli yang hendak masuk ke Pasar Tradisional dan lainnya sudah disuntik vaksin COVID-19. Atas adanya aturan itu, pembeli di lokasi binaan (Lokbin) Kramat Jati mengaku keberatan.

Alya (18), salah satu pembeli mengaku belum mengetahui aturan dari Pemprov DKI tersebut. Dia beralasan belum mendapat vaksinasi Corona padahal sudah mendaftarkan diri untuk disuntik vaksin.

"Memberatkan sih menurut aku," ujar Alya di Lokbin Kramat Jati, Sabtu (31/7/2021).

Dia mengaku sudah mendaftarkan diri untuk mendapat vaksinasi COVID-19. Hanya saja, hingga saat ini Alya mengaku belum dipanggil-panggil untuk mendapat giliran vaksin.

"Susah juga ambil akses vaksinnya, saya sudah daftar berkali-kali cuma belum di-acc, nggak bisa-bisa akunnya," kata Alya.




Berita Lainnya

Sanksi Bagi PNS Yang Nekat Poligami

19/09/2021 12:52 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA