Monday, 20 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Petembak Korea Minta Maaf Usai Sebut Peraih Mas Olimpiade Tokyo Teroris

Anas Baidowi - 01/08/2021 10:03 Petembak Iran Javad Foroughi

Beritacenter.COM - Jin Jong Oh meminta maaf setelah menyebut peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Iran Javad Foroughi sebagai teroris. Pernyataan petembak asal Korea Selatan itu mengundang perdebatan.

Javad Foroughi berhasil meraih emas nomor pistol 10 meter putra Olimpiade Tokyo, mengalahkan Damir Mikec (perak) dari Serbia dan Wei Pang (perunggu) dari China.

Namun, prestasi Foroughi itu direspon berbeda oleh Jin Jong Oh dengan melontarkan komentar kontroversial. Pernyataan Jin Jong Oh soal Foroughi sebagai teroris mengundang perdebatan.

Kedubes Iran di Korea Selatan memberikan respon atas perilaku Olimpiade Negeri Ginseng tersebut.

"Korps Pengawal Revolusi telah menjadi pilar militer resmi Republik Islam Iran, melindungi negeri dan orang-orang dan memainkan peran penting dalam membangun keamanan di Timur Tengah," tulis Kedubes Iran di Korea.

Dikutip dari media Korea Selatan SBS News, Jin Jong Oh akhirnya meminta maaf atas pernyataannya itu. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui media sosial.

"Saya meminta maaf karena menyebabkan kontroversi dengan komentar yang tidak pantas selama wawancara dengan media ketika saya kembali ke Bandara Internasional Incheon," ujar Jin Jong Oh.

"Saya sangat merenungkan hal ini, dan saya meminta maaf kepada Foroughi yang terluka oleh pernyataan saya," ucap Jon Jong Oh menambahkan.

Pernyataan kontroversial Jin Jong Oh itu disinyalir berasal dari pemberitaan Jerusalem Post yang menyebut Foroughi merupakan anggota Korsp Pengawal Revolusi Iran yang oleh Pemerintah Amerika Serikat ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Langkah Jin Jong Oh sendiri di Olimpiade 2020 terhenti di babak kualifikasi setelah hanya mampu menempati peringkat ke-15.

 




Berita Lainnya

Sanksi Bagi PNS Yang Nekat Poligami

19/09/2021 12:52 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA