Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Tambal Defisit Anggaran, Gibran Pangkas Tunjangan ASN di Solo

Baharuddin Kamal - 30/07/2021 23:01 Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Beritacenter.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memangkas tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Solo. Hal tersebut dilakukan untuk menambal defisit anggaran Kota Solo.

Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo menegaskan, kebijakan itu merupakan hasil pembahasan bersama antara pihaknya dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo. DPRD pun menyetujui pengajuan tersebut.

"Itu kan sudah kita sepakati bersama dan disetujui bersama wali kota," kata Budi saat dihubungi wartawan, Jumat (30/7/2021).

Selain TPP, lanjut Budi, anggaran kegiatan Pemkot Solo juga turut dipangkas. Total dari penghematan tersebut mencapai Rp 19 miliar.

"Rp 19 miliar itu semua kegiatan PNS, tidak hanya TPP, misalnya pembangunan gedung BPBD, kegiatan dinas ditunda, makan minum, dan sebagainya," ujar dia.

Budi menjelaskan bahwa anggaran Pemkot Solo mengalami defisit Rp 92 miliar. Namun setelah dilakukan pengalihan anggaran, kini masalah tersebut terselesaikan.

"Kita defisit Rp 92 miliar karena memang hampir semua sektor minta relaksasi pajak dan retribusi," ungkapnya.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Solo, mengusulkan agar TPP untuk tenaga kesehatan (nakes) tidak dipotong. Terutama untuk nakes yang bertugas di puskesmas.

"Karena nakes yang di dinas dan puskesmas ini tidak mendapatkan insentif. Berbeda dengan nakes rumah sakit yang mendapat insentif 25 hari per bulan. Mereka ini garda terdepan dalam penanganan COVID-19," ujar Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Solo, Putut Gunawan.

Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, masih belum memberi kepastian terkait pengecualian potongan TPP untuk nakes. Namun dia menjelaskan bahwa kebijakan itu diambil sebagai langkah darurat.

"Nanti dulu. Ini kan saat-saat darurat, memang butuh manuver darurat. Nanti saya pastikan. Saya juga harus memastikan dana untuk penanganan COVID-19," kata Gibran.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA