Monday, 20 Sep 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Tangkap 1 Pelaku Pembunuh Pedagang Pasar Kapasan Surabaya

Baharuddin Kamal - 24/07/2021 16:00 Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Polisi berhasil menangkap satu dari dua pelaku pembunuh pedagang di Pasar Kapasan Surabaya. Sebelumnya diketahui, korban bernama Slamet Mahmud (54) tewas dibacok di Toko Surya Emas, Pasar Kapasan.

"Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya telah mengamankan 1 orang yang diduga melanggar tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian di Surabaya, Sabtu (24/7/2021).

Dia mengatakan, pelaku yang diamankan bernama Choirul Rofik (21), warga Kalimas Hilir, Nyamplungan, Pabean Cantikan, Surabaya, berhasil ditangkap di sekitar Jeddih, Madura. Saat ini, kata Oki, pihaknya masih mengejar seorang pelaku lainnya.

"Tim Opsnal Resmob melakukan penangkapan terhadap tersangka di daerah Jeddih Bangkalan dan membawa ke mako guna penyidikan lebih lanjut," lanjut Oki.

Selain pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya yakni sepeda motor, pisau milik tersangka, pisau milik korban, sarung celurit, sebuah gagang pisau, hingga rekaman CCTV di TKP. Tersangka terancam pasal 170 ayat 2 3e dan atau 351 ayat 3 KUHP.

Diketahui, korban adalah Slamet Mahmud (54), warga Jalan Gembong Sawah Tengah, Surabaya. Aksi pembunuhan ini terjadi pada Kamis (22/7) sekira pukul 10.15 WIB di Toko Surya Emas, Pasar Kapasan Surabaya. Saat itu, korban yang sedang berada di dalam toko didatangi seorang pelaku dan terjadi cekcok.

Pelaku sempat menyerang korban dengan pisau, kemudian korban mengambil clurit di dalam toko, sehingga terjadi perkelahian dengan senjata tajam. Tak lama kemudian, datang seorang pelaku lagi dan menyerang korban. Sehingga korban terluka di bagian kepala dan pinggang kiri.

Kedua pelaku pun melarikan diri. Selanjutnya, korban dibawa orang-orang di sekitar TKP dengan menaiki becak ke RSUD Soewandhi. Namun saat tiba di RSUD Soewandhi, korban telah dinyatakan meninggal dunia diduga kehabisan darah.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA