Monday, 20 Sep 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Beraksi Berkali-kali, Polres Cianjur Ringkus Dua Polisi Gadungan Perampas Motor Warga

Aisyah Isyana - 23/07/2021 16:47

Beritacenter.COM - Dua polisi gadungan yang melakukan penipuan dan perampasan kendaraan bermotor di Kecamatan Sukaluyu, berhasil dibekuk jajaran Polres Cianjur. Pelaku yang sempat mengancam korban dengan pistol mainan juga terancam 9 tahun bui.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga Kabupaten Bandung Barat, yang sempat menjadi korban para pelaku. Korban awalnya diajak pelaku bertemu untuk bertransaksi jual-beli kendaraan bermotor. Saat bertemu, pelaku membawa korban naik ke dalam mobil, sementara motornya dibawa oleh pelaku lainnya.

Baca juga :

"Saat pertemuan tersebut korban dibawa naik mobil, dengan beberapa pelaku di dalamnya. Sedangkan sepeda motornya dibawa oleh salah seorang pelaku," ujar Anton, Jumat (23/7/2021).

Korban juga diancam oleh salah satu pelaku menggunakan seragam polisi. Guna menakut-nakuti korbannya, pelaku juga menodongkan pistol ke arah korban, namun belakangan diketahui pistol itu adalah pistol mainan. Korban yang takut dengan ancaman pelaku, lantas langsung menyerahkan barang berharganya, seperti handphone, uang dan sepeda motor.

"Setelah mengambil barang berharganya, pelaku menurunkan korban di pinggir jalan di sekitaran kawasan pabrik di Kecamatan Sukaluyu," kata dia.

Dari total enam pelaku, polisi telah meringkus dua orang pelaku utama, yakni A Dani (41) dan Cep Deri (28). Sementara empat pelaku lainnya masih dalam perburuan polisi.

"Kita berhasil tangkap pelaku utamanya, yakni A Dani yang mengaku sebagai anggota dan kerap menggunakan seragam polisi," ujar Anton.

Dalam kasus ini, polisi juga turut mengamankan barang bukti satu unit mobil Toyota Calya dengan Nopol F 1690 YO, dua unit sepeda motor Ymh X Ride dan Honda Genio, seragam pakaian polisi lengkap dengan atributnya, rompi anti peluru polisi, senjata tajam, serta pistol mainan.

"Dugaan sementara pelaku ini mendapatkan seragam polisi sengaja membuat sendiri di luar," kata dia.

Anto menyebut para pelaku sudah sering melakukan aksi kejahatan tersebut. "Bahkan dari keterangan pelaku, sudah enam kali melakukan aksinya," kata Anton.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku yang sudah ditangkap terancam dijerat pasal 368 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA