Friday, 30 Jul 2021
Temukan Kami di :
News

Pemuda Gantung Diri di Tebet Jaksel Diduga Depresi Karena Mengidap TBC

Aisyah Isyana - 21/07/2021 16:35

Beritacenter.COM - Pria berinisial R (28) ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya di Bukit Duri Barat, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (21/7/2021) dini hari. R diduga bunuh diri dengan cara gantung diri, lantaran depresi akibat penyakit yang dideritanya.

"Pada Rabu, 21 Juli 2021 pukul 05.30 WIB, SPKT Polsek Tebet mendapatkan laporan dari warga tentang adanya seorang yang telah ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, diduga telah gantung diri," kata Kapolsek Tebet, Kompol Alexander Yurikho Hadi, Rabu (21/7/2021).

Baca juga : 

Setelah mendapat laporan warga, polisi langsung bertolak menuju lokasi rumah korban, di Jalan Bukit Duri Barat, RT 003, RW 002, Bukit Duri. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilokasi.

"Berdasarkan keterangan saksi Nani sekitar pukul 03.30 WIB, pelaku bunuh diri sebelumnya meminta kunci kamar dengan memaksa memintanya, namun saksi Nani tidak memberikan karena tidak menyimpan kuncinya," jelas Alexander.

Sementara saksi lainnya, Heri bin Oleh, mengaku mendapati korban dalam keadaan gantung diri saat hendak ke kamar mandi. Kaget mendapati hal itu, saksi Heri langsung memanggil tetangga dan RT setempat.

"Hasil cek TKP ditemukan tali tambang warna hijau dalam kondisi terikat di besi panjang warna abu-abu dengan panjang kurang lebih 2,5 meter. Tidak ditemukan tanda luka di bagian tubuh Korban," terang Alexander.

Alexander menduga korban nekat bunuh diri lantaran depresi mengidap penyakit TBC yang sudah menahun dan tak kunjung sembuh.

"Pihak keluarga meminta agar Jenazah langsung di bawa ke Rs Cipto dan untuk dilakukan autopsi/visum. Keluarga korban menerima dan ikhlas atas meninggalnnya korban," sebut Alexander.

PERINGATAN : Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA