Tuesday, 27 Jul 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi Minta Semua Pihak Kerja Sama-Bahu Membahu Agar Kasus COVID Turun

PPKM Darurat baru akan dilonggarkan bertahap apabila tren kasus COVID-19 menurun. Saya minta kita semua bisa bekerja sama dan bahu-membahu melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus segera turun

Aisyah Isyana - 21/07/2021 12:42

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penerapan PPKM baru akan dilonggarkan jika kasus COVID-19 menurun. Guna mewujudkan hal itu, Jokowi mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dan bahu-membahu menaati aturan PPKM.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan semua pihak bekerja sama dalam menangani pandemi COVID-19. Lewat kerja sama ini, Jokowi berharap kasus COVID-19 segera turun.

Baca juga :

"PPKM Darurat baru akan dilonggarkan bertahap apabila tren kasus COVID-19 menurun. Saya minta kita semua bisa bekerja sama dan bahu-membahu melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga berkurang," ujar Jokowi dalam postingannya di akun Instagram @jokowi, Rabu (21/7/2021).

Dalam unggahannya, Jokowi juga memposting foto ilustrasi warga mengenakan masker dan mencuci tangan. Guna menekan penyebaran COVID-19, Jokowi meminta semua elemen masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Mari kenakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan jangan bepergian bila tak benar-benar mendesak. Setiap kita punya peran memutus mata rantai pandemi ini," ujar Jokowi.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi sebelumnya telah menggelar konfrensi pers terkait perpanjangan PPKM darurat. Dia menyebut PPKM darurat akan dilonggarkan jika kasus COVID-19 turun.

"Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," kata Jokowi, Selasa (20/7) kemarin.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian juga telah menerbitkan instruksi terbaru terkait PPKM di Jawa dan Bali. Nantinya, sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Bali akan berstatus PPKM level 3 dan 4.

Adapun aturan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Aturan ini diteken Mendagri Tito Karnavian pada Selasa (20/7) dan akan diberlakukan hingga Minggu (25/7).

Adapun daftar daerah yang menyandang status PPKM level 4, yakni :

DKI Jakarta : Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Banten : Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kota Serang.

Jawa Barat : Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung dan Kota Tasikmalaya.

Jawa Tengah : Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga dan Kota Magelang.

DIY : Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta.

Jawa Timur : Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar dan Kota Batu.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA