Monday, 27 Sep 2021
Temukan Kami di :
Peristiwa

Seorang Nenek di NTT Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Dewi Sari - 21/07/2021 07:10 ilustrasi

Beritacenter.COM - Seorang nenek paruh baya bernama Juliana Abe (75) warga Dusun Lasilai, Desa Holulai, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya pada Selasa (20/7/2021).

Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya Melsi Sa'u (9), siswa kelas III sekolah dasar. Belum diketahui pelaku yang tega menghabisi korban, maupun motif dari kasus ini.

Korban diduga dibunuh pada Senin (19/7/2021) malam. Informasi yang dihimpun, sebelumnya pada Senin (19/7) malam, korban dan cucunya Melsi Sa'u baru pulang dari rumah Deni Dengak.

Saat itu korban bersama cucunya, serta Nita Loak, Be Loak serta Jhon Sely dan Ot Bolla masih bermain kartu remi. Karena sudah agak malam, korban dan Melsi Sa'u pulang berjalan kaki dengan mengikuti jalan raya ke rumah korban yang berjarak sekitar 100 meter.

Ketika tiba di rumah, Melsi Sa'u langsung tidur di atas bangku yang berada di bagian selatan dalam rumah. Sedangkan korban masih menumpuk-numpuk sirih pinang di atas bangku bagian utara.

Sesudah itu, korban masih makan sirih pinangnya,
dan menutup pintu depan serta mematikan listrik dalam rumah, lalu tidur.

Tengah malam, Melsi Sa'u terbangun dari tidurnya karena ada bunyi dobrakan pintu depan rumah.

Melsia masih mendengar korban berteriak satu kali. Namun karena takut maka Melsi pun terus tidur sampai pagi hari.

Selasa (20/7) pagi sekitar pukul 05.30 wita, Melsi Sa'u pun bangun dari tidur. Ia kaget melihat neneknya sudah tertidur terlentang diatas tanah.

Melsi Sa'u lari ke rumah Melki Rondo dan menyampaikan ke Yeyen Sa'u, Uli Bolla (anak dari Otniel Bolla) serta Hana Sa'u- Talla bahwa neneknya (korban) tidur di tanah dengan tubuh penuh dengan darah.

Anggota kepolisian dari Polsek Rote Barat Laut yang tiba dilokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara dan memeriksa beberapa saksi.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Baa dengan mengunakan Mobil Ambulance Puskesmas Oelaba, guna dilakukan Visum Et Repertum luar.

"Motif pembunuhan belum dapat kita simpulkan dan anggota sedang melakukan pengumpulan keterangan di sekitar lokasi kejadian," ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau, saat Selasa (20/7).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA