Tuesday, 21 Sep 2021
Temukan Kami di :
Teknologi

Tinggal Menghitung Hari, Penerbangan Luar Angkasa Jeff Bezos Disebut Beresiko

Aisyah Isyana - 18/07/2021 20:15

Beritacenter.COM - Orang terjaya di dunia, Jeff Bezos, akan menjalani perjalanan ke luar angkasa dalam beberapa hari lagi. Namun, rencana wisata luar angkasa Bezos disebut memiliki resiko kegagalan jauh lebih besar dari Richard Branson yang sebelumnya telah sukses terbang ke antariksa.

Sebagaimana diketahui, Richard Branson terbang ke luar angkasa dengan pesawat VSS Unity, pada 11 Juli 2021 lalu. Branson terbang ke luar angkasa dengan pesawat pada umumnya.

Berbeda dengan Branson, Bezos akan menembus ketinggian suborbital dengan menaiki New Shepard, sebuah roket yang akan melaju secara vertikal. Peluncuran New Shepard layaknya menerbangkan roket biasa dinilai sangat bersiko, terlebih ini adalah misi berawak pertama.

Baca juga :

CEO Asti Group yang juga insinyur berpengalaman NASA selama beberapa dekade, yakni Joseph Fragola, menyebut sebagian besar resiko penerbangan luar angkasa bergantun pada seberapa kuat dan rumitnya mesin yang digunakan, serta berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk gagal.

Menurutnya, pesawat ulak-alik merupakan bentuk segala kerumitan yang dimaksud. Dimana kerumitan itu dapat terlihhat dari segi menerbangkan, membawa kru ke orbit, dan lagi lebih banyak mengalami kesalahan selama peluncuran.

Dalam hal ini, Fragolo menyinggung soal bencana Challanger 1986, dimana pesawat ulak-alik yang sangat kompleks itu mengalami kegagalan sekitar 1 dari setiap 120 peluncuran.

"Dibandingkan dengan pesawat terbang, ini sangat mengerikan. Sebuah pesawat AS sekarang berbatasan dengan kemungkinan bencana antara 1 dalam 100 juta hingga 1 dalam satu miliar," kata Fragola dikutip dari Space, Minggu (18/7/2021).

Sementara itu, Blue Origin sendiri telah melakukan pengujian New Shepard sebanyak 15 kali test tanpa awak. Dari belasan test itu, ada satu kegagalan parsial saat kapsul penumpang mendarat dengan selamat. Hanya saja, roket pendorongnya jatuh.

"Itu hal yang sangat positif," respon Fragola mengenai data tersebut.

Kendati begitu, New Shepard memastikan akan menjauhkan kapsul dari penumpang dengan roket, jika suatu saat terjadi sesuatu. Adapun hal itu dinilai akan meningkatkan perkiraan untuk keselamatan kru.

Dalam hal ini, Fragola menilai pengalaman Blue Origin itu diperkirakan kemungkinan terjadi kesalahan dengan roket, antara 1 dalam 100 dan 1 dalam 500, dengan perkiraan terbaik 1 dalam 200.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA