Tuesday, 21 Sep 2021
Temukan Kami di :
News

Pemprov DKI Jamin Keamanan-Kerahasiaan Identitas Pelapor di Aplikasi JAKI

Aisyah Isyana - 15/07/2021 14:28

Beritacenter.COM - Pemprov DKI Jakarta menjamim identitas pelapor pelanggaran PPKM darurat via aplikasi akan aman terjaga. Melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik), dipastikan kerahasiaan identitas pelapor akan dijga dengan baik.

"Perlu ditegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjamin keamanan atas seluruh data identitas pelapor yang masuk melalui aplikasi JAKI," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, dalam hak jawab Pemprov DKI menanggapi pemberitaan 'LPSK Minta JAKI Tanggung Jawab Akibat Identitas Pelapor Anonim Bocor', Kamis (15/7/2021).

Baca juga :

Guna menjaga kerahasiaan identitas pelapor, Pemprov DKI telah melakukan proteksi dari dugaan kemungkinan kebocoran data. Dalam hal ini, dipastikan jika kerahasiaan identitas pelapor akan terjamin melalui fitur 'sembunyikan pelapor' di aplikasi JAKI.

"Dengan fitur ini laporan tidak akan ditampilkan di kanal mana pun, baik JAKI maupun pengaduan warga," terangnya.

Atika menyebut seluruh laporan itu nantinya akan secara default membuat identitas pelapor anonim atau tanpa identitas sama sekali. Nantinya, laporan yang masuk juga akan langsung ditindaklanjuti oleh petugas.

"Namun demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tetap melakukan beberapa peningkatan kemampuan sistem sebagai tindak lanjut atas kejadian ini, di antaranya dengan menjadikan seluruh laporan tersembunyi secara otomatis (privacy by design dan privacy by default), sehingga laporan tidak akan terlihat oleh publik dan foto laporan tidak bisa dilihat oleh petugas," ujarnya.

Meski begitu, Pemprov DKI juga menyebut pihaknya tengah melakukan investigas terkait dugaan kebocoran data pealpor via aplikasi JAKI.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus melakukan pendampingan kepada para petugas lapangan sebagai garda terdepan dalam penindakan pelanggaran-pelanggaran PPKM darurat. Selanjutnya, terkait dengan adanya dugaan kebocoran data pelapor, saat ini telah dilakukan upaya investigasi yang sedang berjalan di Inspektorat Provinsi DKI Jakarta," sambung Atika.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA