Tuesday, 21 Sep 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Bagi yang Isoman, Begini Cara Mudah Dapat Paket Obat Gratis dari Pemerintah

Lukman Salasi - 15/07/2021 13:01

BeritaCenter.COM – Pemerintah melalui TNI mulai membagi-bagikan paket obat gratis kepada warga yang melakukan isolasai mandiri (isoman) akibat terpapar COVID-19. Paket obat-obatan ini didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Jawa dan Bali.

Paket obat gratis ini diperuntukkan bagi yang isoman dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Jajaran tim kesehatan kodam, termasuk kodim, koramil, dan babinsa, akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan dan jajaran kepolisian dalam pendistribusian obat gratis ini.

"Tentunya dalam pendistribusian 300 ribu paket tahap pertama ini, para babinsa akan didampingi oleh petugas dari puskesmas maupun bidan-bidan desa di wilayah tersebut," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Kamis (15/7/2021).

Cara mendapatkan paket obat gratis tersebut, kata Hadi, puskesmas atau bidan desa akan melakukan pendataan secara detail sehingga nantinya obat gratis tersebut tepat sasaran.

Pendataan dan pendistribusiannya nanti akan diawasi oleh pihak kesehatan kodam, kodim, dan koramil serta para babinsa. Pihak puskesmas atau bidan desa juga akan mendampingi.

"Pembagiannya akan disesuaikan dengan data yang dimiliki oleh puskesmas dengan persyaratan yang sudah ditentukan oleh puskesmas, di antaranya hasil swab, dan memang masyarakat harus melaksanakan isolasi mandiri," ujarnya.

Sedangkan penyimpanan paket obat gratis dari pemerintah ini akan ditempatkan di kodim setempat. Ini dilakukan agar ada pengawasan, pendataan, atau pencatatan keluar-masuk obat.

"Saya imbau kepada masyarakat yang ada di desa, RT-RW, apabila ingin mendapatkan obat tersebut, silakan langsung menyampaikan kepada bidan desa, kemudian petugas-petugas puskesmas. Setelah datanya ada, babinsa akan memberikan paket obat tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan dan akan diantar dengan pendampingan bidan desa maupun petugas-petugas puskesmas," jelas Hadi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA