Saturday, 25 Sep 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi : Pandemi Belum Berakhir, Kita Masih dalam Situasi Extraordinary

Aisyah Isyana - 25/06/2021 11:55

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatakan kepada masyarakat RI jika pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Jokowi meminta semua pihak untuk tetap waspada ditengah situasi extraordinary saat ini.

"Saya ingin mengingatkan kepada kita semuanya bahwa pandemi belum berakhir. Kita harus tetap waspada dan situasi yang kita hadapi masih dalam situasi extraordinary yang harus direspon dengan kebijakan yang cepat dan tepat, yang membutuhkan kesamaan frekuensi oleh kita semuanya baik di semua tataran lembaga negara dan di seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah," kata Jokowi dalam kegiatan penyampaian laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah pusat (LHP LKPP) 2020 seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25/6/2021).

Baca juga : 

Sejak pandemi muncul melanda RI, Jokowi menyebut pemerintah telah melakukan langkah-langkah luar biasa, termasuk pada perubahan APBN. Alhasil, anggaran di seluruh jenjang di-reficusing dan direlokasi.

"Pelebaran defisit harus kita lakukan mengingat kebutuhan belanja negara makin meningkat untuk penanganan kesehatan dan perekonomian pada saat pendapatan negara mengalami penurunan," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi menyebut pemerintah juga mendorong setiap lembaga negara untuk melakukan sharing the pain. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci penanganan COVID-19

"Kita juga mendorong berbagai lembaga negara melakukan sharing the pain, menghadapi pandemi dengan semangat kebersamaan, menanggung beban bersama seperti burden sharing yang dilakukan pemerintah bersama bank Indonesia," imbuh dia.

"Dengan berbagai respons kebijakan tersebut alhamdulilah kita mampu menangani peningkatan belanja kesehatan sekaligus menjaga ekonomi Indonesia dari berbagai tekanan. Meskipun kita sempat mengalami kontraksi yang dalam di kuartal kedua tahun 2020 yaitu -5,32 persen tapi kuartal berikutnya kita melewati rock bottom, ekonomi Indonesia tumbuh membaik sampai kuartal I 2021 kita berada di -0,74 persen," sambung Jokowi.

Sekedar diketahui, data kasus COVID-19 di Indonesia terpantau makin menggila tiap harinya. Kasus harian Coroona mencatatkan rekor tertinggiinya, yakni 20.574 kasus pada Kamis (24/6). Berikut data lonjakan kasus baru Corona dalam sepekan terakhir :

14 Juni: 8.189
15 Juni: 8.161
16 Juni: 9.944
17 Juni: 12.624
18 Juni: 12.990
19 Juni: 12.906
20 Juni: 13.737
21 Juni: 14.536
22 Juni: 13.668
23 Juni: 15.308
24 Juni: 20.574




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA