Tuesday, 30 Nov 2021
Temukan Kami di :
News

Muhammadiyah Minta Pria Ngaku Nabi Disadarkan, Jika Gangguan Jiwa Masukkan ke RSJ

Ya mereka dibina dan disadarkan tentang kekeliruan mereka. Jika ada gangguan jiwa ya dimasukan RS Jiwa sehingga sembuh

Aisyah Isyana - 25/06/2021 11:17

Beritacenter.COM - Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad angkat bicara soal pemimpin salah satu pusdiklat Dai di Bandung yang mengaku sebagai nabi. Dadang meminta agar pria yang mengaku nabi itu dapat disadarkan, namun jika gangguan jiwa masukkan ke rs jiwa.

"Ya mereka dibina dan disadarkan tentang kekeliruan mereka. Jika ada gangguan jiwa ya dimasukan RS Jiwa sehingga sembuh," kata Dadang saat dihubungi, Kamis (24/6/2021).

Menurutnya, siapa pun yang mengaku nabi berarti dia adalah penipu. "Siapapun yang mengaku rasul baru berarti beliau menipu, karena menurut ajaran Islam kerasulan sudah tidak ada lagi karena Nabi Muhammad SAW adalah rasul terakhir," ujarnya,

Selain itu, Dadang menyebut alasan lain yang menjadi motif seseorang ngaku-ngaku menjadi nabi. Dia menilai, orang mengaku sebagai nabi agar mendapat penghasilan dan popularitas.

"Kalau melihat kepada beberapa yang mengaku nabi atau rasul yang lalu motifnya kalau bukan motif menambah penghasilan atau untuk mencari popularitas," ucapnya.

Dadang meminta agar pria mengaku nabi ini dapat disadarkan dan diluruskan kekeliruannya. Menurutnya, yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan, lantaran mengaku sebagai nabi. Jika benar ada gangguan jiwa, Dadang meminta pria itu agar dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

"Ya mereka dibina dan disadarkan tentang kekeliruan mereka. Jika ada gangguan jiwa ya dimasukan RS Jiwa sehingga sembuh," ujarnya.

Sementara itu, polisi telah bertindak usai viralnya pria ngaku nabi. Yayasan salah satu pusat pendidikan dai di Bandung juga sudah digerebek, usai pimpinannya mengaku nabi ke-28. Ada sebanyak 8 orang pengurus yayasan yang turut diamankan polisi.

"Pimpinan pondok pesantren Cijawura Rancasari untuk sementara kita mengamankan delapan orang pengurus yayasan tersebut dalam arti kita untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi friksi atau gesekan antara warga dengan pengurus yayasan," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang kepada wartawan, Kamis (24/6).

Lebih lanjut, Adanan menyebut yayasan tempat bernaung pimpinan mengaku nabi itu bernama Baiti Janati. Yayasan itu juga sempat digeruduk warga setempat. Kedelapan orang yang diamankan sementara guna dilakukan pemeriksaan awan. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan unsur kewilayahan dan MUI, serta pemuka agama terkait penanganan kasus pria mengaku nabi tersebut.




Berita Lainnya

UPDATE Cuaca di Jakarta 29 November 2021

29/11/2021 07:00 - Rachman Riv
Kemukakan Pendapat


BOLA