Tuesday, 27 Jul 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Pria di Semarang Tewas dalam Kamarnya Usai Dikunjungi Orang yang Mengaku Teman

Aisyah Isyana - 22/06/2021 19:56

Beritacenter.COM - Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di dalam kamarnya, di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sebelum tewas, saksi menyebut korban bernama Wiwin Aleyong Saputra (27) sempat didatangi sejumlah orang yang mengaku temannya.

"Memang benar seorang laki-laki meninggal dunia di kamar," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana, kepada wartawan di lokasi kejadian, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Selasa (22/6/2021).

Baca juga :

Indra menyebut pihaknya telah meminta keterangan saksi, yakni ibu dan adik korban. Saksi menduga insiden nahas ini bermula dari datangnya orang yang mengaku teman ke kamar korban, sekira pukul 23.30 WIB kemarin malam.

"Setelah lakukan pemeriksaan dari orang tua dan adiknya yang memang menjelaskan kejadian sekitar 23.30 WIB melihat ada yang diduga rekan korban masuk rumah. Keterangan ibunya sedang seterika baju. Kami periksa saksi, apakah benar itu pelakunya," ujar Indra.

Ibu korban, Ngatini, juga sempat mendengar kegaduhan dari kamar korban saat ada teman-temannya itu. Lantaran khawatir, Ngatini sampai melapor ke pihak RT.

"Ada suara gludak-gludak. Saya laporan RT, setelah sampai rumah, tiga orang keluar dari dalam bilang 'aku nggak ikut-ikut, aku temannya. Di kamar, ada dua orang yang memegangi (korban), bilang jangan diganggu, biar tidur saja," ujar Ngatini.

Ngatini pun tak menaruh curiga sama sekali dan membiarkan putranya yang karib disapa Keong itu istrirahat. Tak beberapa lama, ada seseorang mengendarai motor dan memainkan gas sembari meneriaki nama Keong.

Pada pagi harinya, sekira pukul 05.30 WIB, datang dua orang ke rumah korban. Mereka marah-marah dan mengancam akan membunuh Keong.

"Kata orang itu mau mencari anak saya katanya kalau tidak dipertemukan akan dibunuh, bawa celurit. Saya sudah bilang tolong dimaafkan kalau punya salah," katanya.

Ngatini yang sudah panik pun akhirnya memilih untuk mengahampiri putranya di kamarnya. Namun, betapa kagetnya Ngatini saat mendapati putranya sudah tidak bernyawa.

"Saya bangunkan kok badannya sudah dingin. Saya langsung nangis terus tetangga pada datang. Nggak tahu dua orang itu pergi ke mana setelah tahu anak saya meninggal," terangnya.

Lebih lanjut, Indra menyebut jenazah korban akan diautopsi di RSUP dr Kariadi Semarang. Dari hasil pemeriksaan sementara, didapati luka-luka di tubuh korban.

"Autopsi di RS Kariadi. Dari luar ada lebam-lebam dan dua goresan di punggung," jelas Indra.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA