Tuesday, 27 Jul 2021
Temukan Kami di :
Opini

Ikhtiyar Hindari Covid

Indah Pratiwi - 18/06/2021 16:10 Oleh : Ahmad Atho

Beberapa hari ini ada beberapa sahabat saya yang berkabar bahwa mereka positif covid19 dan sedang dirawat di RS. Ada yang minta dido’akan lekas sehat dan ada juga yang minta saya sharing pengalaman saya berjuang melawan virus ini.Karena saya rasa ini penting maka akan saya sharing di sini juga. Tapi sekali lagi saya sampaikan, ini adalah pengalaman pribadi saya, saya tidak menuntut pembaca untuk percaya, karena saya tahu sekali banyak diantara sahabat karib saya yang sampai saat ini belum percaya dengan virus Corona.

– Saya meyakini, sebagaimana dulu juga pernah saya baca keterangan ini, bahwa virus Corona sejatinya tidak membahayakan. Virus ini baru berbahaya jika penderita juga mengidap penyakit lainnya yang rentan, seperti sakit paru²/ sesak nafas, lambung, dan beberapa penyakit lain. Virus ini sempat mengancam nyawa saya karena saya mengidap sakit paru². Banyak tetangga saya yang sakit bersamaan dengan saya tapi mereka cepat sekali sembuh karena selain fisik mereka kuat juga tidak memiliki penyakit yang berbahaya jika bertemu virus Corona. Jadi yang memiliki penyakit bawaan seperti di atas harus lebih hati² dalam menjaga kesehatannya.

– Saya sebelumnya tidak tahu bahwa saya punya penyakit paru²/ pneumonia, karena saya bukan perokok dan tidak pernah merokok. Tapi saya juga tidak kaget, sebab sejak belasan tahun yang lalu saya selalu bergaul dengan para perokok, sejak mondok di Sarang saya selalu satu kamar dengan para perokok berat, bahkan saat mondok di Kediri seringkali saya harus pindah tidur di musholla karena kamar penuh asap seperti ada kebakaran saking banyaknya yang merokok. Jadi dari dulu saya perokok pasif. Maka bagi yang memiliki kemungkinan seperti saya sebaiknya juga lebih hati².

– Hal yang saya jalani selama dirawat dan proses recovery diantaranya adalah rutin minum madu, dua kali sehari, dua sendok madu dilarutkan dengan air hangat satu gelas kecil. Saya juga selalu minum air hangat. Terapi air hangat ini memang bagus sekali. Dan jangan lupa berjemur. Saya waktu itu rutin berjemur 30 menit setiap hari, antara jam 9 sampai jam 2 siang.

– Hindari stress, tinggalkan aktifitas apapun jika itu bisa memicu stress, baik sosial media atau bahkan pekerjaan sekalipun. Itu yang waktu itu saya lakukan. Dan terbukti setiap kali stress saya meningkat waktu itu maka kondisi saya pun makin melemah, imunitas drop. Tapi setelah semua pemicu saya hindari, kondisi saya semakin membaik.

– Selain ikhtiyar zhahir seperti di atas, banyak juga ikhtiyar batin yang saya tempuh. Mulai meminta do’a kepada keluarga, Guru, Kyai, Habaib, hingga para sahabat. Membaca wirid, hizib perlindungan dan lainnya. Selain itu juga dengan memperbanyak sedekah. Alhamdulillah saat saya sakit itu saya punya rejeki lumayan, sehingga saya bisa bersedekah beberapa juta, untuk pondok almamater, untuk sahabat² yang masih di pondok sekalian minta do’a dari mereka, karena saya yakin do’anya penuntut ilmu itu mustajab, dan tidak lupa juga sedekah untuk keluarga. Lalu setelah semua itu maka tinggal pasrah tawakkal.

– Yang tidak kalah penting untuk di ketahui adalah treatment setelah dinyatakan sembuh oleh dokter. Saya akui waktu itu saya ceroboh, saya mengira setelah dinyatakan sembuh maka saya bisa langsung beraktifitas seperti biasanya dan makan seperti makanan sebelum sakit. Ternyata saya salah. Penyintas covid19 tidak semudah itu. Setelah sembuh, antibodi penyintas masih sangat lemah, sehingga mudah sekali terkena penyakit, maka tetap harus hati². Waktu itu setelah dinyatakan sembuh saya ceroboh, karena sudah kangen makan makanan² pedas favorit saya, setelah menyelesaikan isolasi mandiri di rumah saya pun langsung melampiaskannya. Akhirnya wassalam. Lambung saya langsung sakit, dan kambuh²an hingga sekarang.

– Jadi jika sudah dinyatakan sembuh, tunggulah beberapa bulan hingga benar² pulih, jaga betul kesehatannya dahulu, agar tidak mengalami seperti yang saya alami.

– Bagi yang sudah di vaksin, jangan terlalu PD dengan hasilnya, karena terbukti banyak yang sudah di vaksin ternyata juga masih bisa positif covid19.

Semoga bermanfaat..

Sumber : Status Facebook Ahmad Atho




Berita Lainnya

Masih Saja Ada Pemda Cari Untung dari Bansos

27/07/2021 09:00 - Indah Pratiwi

Kita belum mandiri sebagai bangsa

26/07/2021 12:30 - Indah Pratiwi

Mafia Obat Itu Ada

26/07/2021 11:30 - Indah Pratiwi

KENANGAN BURUK MENURUNKAN PRESIDEN

26/07/2021 10:40 - Indah Pratiwi

Skenario Politikus Busuk

26/07/2021 09:05 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA