Sunday, 20 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

PDIP soal DKI Izinkan Live Music : Khawatir Jadi Klaster Baru COVID-19

Arahnya harus kesana, bagaimana kita memperkecil penyebaran COVID-19 di seluruh klaster. Kita khawatir betul saatnya nanti live musik, jadi klaster baru penyebaran COVID-19 Jakarta

Aisyah Isyana - 11/06/2021 07:45

Beritacenter.COM - Kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang mengizinkan restoran dan hotel untuk menggelar acara live music secara terbatas, mendapat kritik dari PDIP DKI. Dalam hal ini, PDIP menilai acara live music dikhawatirkan menimbulkan klaster baru COVID-19.

"Arahnya harus kesana, bagaimana kita memperkecil penyebaran COVID-19 di seluruh klaster. Kita khawatir betul saatnya nanti live musik, jadi klaster baru penyebaran COVID-19 Jakarta," ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono, Kamis (10/6/2021).

Baca juga :

Menurutnya, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan pembukaan live music. Terlebih, tren kasus aktif COVID-19 juga masih melonjak. Belum lagi harus menghadapi 800 klaster COVID-19 pasca mudik lebaran yang juga harus jadi fokus DKI.

"Makanya saya katakan untuk saat ini dengan situasi Jakarta trennya (kasis) masih naik memang masih belum memungkinkan untuk itu," ujarnya.

Gembong sendiri mengaku memahami betul niat Pemprov DKI yang berupaya menghidupkan usaha hiburanyang belakangan terpuruk karena pandemi COVID-19. Untuk itu, dia berharap agar Pemprov DKI Jakarta dalam lebih memperketat pengawasan protokol kesehatan di hotel dan restoran. Hal itu penting dilakukan guna menekan penyebaran virus Corona.

"Yang pasti pengawasan harus betul-betul ketat, kalau tidak saya khawatir bobol," jelasnya.

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta sebelumnya melakukan perubahan atas pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro di sektor usaha. Saat ini, acara live music diperbolehkan boleh digelar secara terbatas.

"Kami buka live music yang berbatas pada hotel dan restoran," kata Kepala Seksi Pengawasan Disparekraf DKI Jakarta Iffan saat dihubungi, Rabu (9/6/2021).

Adapun keputusan itu tertuang dalam surat keputusan yang ditandatangani Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Gumilar Ekalaya. Acara live music ditempat usaha restoran diperbolehkan digelar dengan jumlah personel diatas panggung terbatas.

"Jumlah personel menyesuaikan panggung, memasang pembatas partisi pada area panggung," demikian surat Disparekraf.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA