Sunday, 20 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Gerhana Matahari Cincin Terjadi Hari Ini, Lebih Aman Dilihat dari Live Streaming

Aisyah Isyana - 10/06/2021 07:45

Beritacenter.COM - Fenomena Gerhana Matahari Cincin akan terjadi hari ini, Kamis (10/6/2021). Hanya saja, fenomena gerhana matahari cincin ini tidak bisa diamati dari Indonesia. Hal itu diungkap langsung Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

"Gerhana matahari cincin tidak dapat diamati dari Indonesia, hanya bisa diamati dari wilayah di sekitar kutub utara," kata Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging Mumpuni, Rabu (9/6/2021).

Baca juga :

Adapun fenomena yang terjadi bertepatan dengan fase bulan baru pada 10 Juni 2021 itu hanya dapat diamati di Pulau Ellesmere dan Baffin di Kanada, serta kawasan Siberia di Rusia dengan ketampakan maksimum terjadi pada pukul 17.43 WIB.

Fenomena gerhana total, sebagian, atau gerhana cincin itu tidak boleh diamati dengan mata telanjang. Jika gerhana matahari penuh atau sebagian diamati secara langsung, maka akan mengakibatkan kerusakan mata permanen. ARPANSA merekomendasikan agar gerhana itu tidak dilihat secara langsung.

Adapun teknik paling aman untuk mengamati gerhana matahari, yakni dengan melihatnya secara tidak langsung dengan memproyeksikan gambar matahari ke layar atau dapat melihat secara streaming langsung di TV atau online. Tidak disarankan untuk anak-anak melihat fenomena gerhana matahari, karena mata mereka yang sangat halus dan rentan terhadap kerusakan akibat cahaya yang intens.

Sementara penggunaan kacamata untuk melihat gerhana matahari juga bergantung pada kemampuan penyaringan lensa dan diesai bingkai. Meski lensa disertifikasi untuk memenuhi standar yang berlaku, penggunaan kacamata yang tidak tepat juga dapat mengakibatkan kerusakan mata yang serius. ARPANSA juga merekomendasikan agar kacamata gerhana matahari tidak digunakan untuk melihat gerhana matahari secara langsung.

Bisa Dilihat secara Live Streaming

Melansir laman Express, sejumlah pihak menyiarkan secara langsung fenomena Gerhana Matahari. Salah satunya Time and Date yang melakukannya di kanal Youtubenya.

Selain itu, ada juga Royal Observatory Greenwich yang juga menyiarkan Live Streaming di kanal Youtube. Terakhir adalah Kepala Virtual Telescope Project Italia, Dr. Gianluca Masi yang melakukan siaran langsung di kanal Youtube bernama Gian Masi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA