Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Gelombang Covid-19 di Kudus: Zona Merah Meluas, Ribuan Orang Diungsikan

Anas Baidowi - 08/06/2021 10:26 Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Beritacenter.COM - Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Kudus Jawa Tengah mengalami lonjakan. Bahkan Kudus menjadi Kabupaten dengan tingkat penyabaran Covid-19 Tertinggi di Jawa Tengah.

Lantas, bagaimana kondisi terkini di daerah yang terkenal dengan kawasan industri kretek itu?

Pemerintah Kabupaten Kudus telah menghimbau warga di rumah saja sampai Rabu 9 Juni 2021. Imbauan itu guna memutus rantai penyebaran virus Corona di Kudus. Namun, pada Senin (7/6) terlihat warga masih berktivitas di luar rumah. Sejumlah tempat keramaian di Kudus, seperti pasar, warung makan, dan mal masih didatangi warga.

Baca juga: Menkes Sebut Ratusan Nakes di Kudus Positif Covid-19

Pemprov Jawa Tengah juga telah mengirimkan 120 tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu penyebaran Covid-19 di Kudus. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan para nakes yang dikirim itu terdiri dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker, ahli gizi, dan yang terbaru adalah analisa kesehatan.

Selain itu, Pemrov Jateng juga telah membentuk tim khusus guna menangani amukan virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Kudus. Tim ini disebut akan berkantor di Kudus.

"Pemprov turunkan tim khusus dan saya minta ngantor di Kudus," ujar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo melalui akun twitter miliknya @ganjarpranowo, Senin (7/6/2021).

Ganjar mengungkapkan, kondisi Corona di Kudus telah menyebar ke Kabupaten tetangga. Kini, zona merah di Jawa Tengah betambah menjadi 8 daerah, yakni Kudus, Jepara, Pati, Demak, Grobogan, Sragen, Brebes, dan Tegal.

"Yang Brebes itu sudah nularin Kabupaten Tegal, terus kemudian yang Kudus ternyata merembet juga. Yang Kudus ini merembetnya satu kelompok, jadi nampaknya kok terkonfirmasi ya, Jepara, Pati Demak, Grobogan, sampai ke Sragen," kata Ganjar di kantornya, Semarang, Senin (7/6/2021).

Di tengah lonjakan Corona di Kudus, ditemukan sejumlah sampah plastik hingga sampah medis berserakan di atas jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Simpang Tujuh Kudus. Parahnya ada alat tes antigen COVID-19 maupun alat suntik yang juga dibuang sembarangan.

Sedangkan ribuan warga pasien Corona dari Kudus secara bergelombang telah dikirim ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, untuk menjalani isolasi..

"Terakhir malam ini 124 pasien," kata Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond, Senin (8/6/2021).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA