Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Kriminal

Cyber Indonesia Laporkan Haikal Hassan ke Bareskrim Siang Ini

Anas Baidowi - 07/06/2021 12:30 Haikal Hassan Baras

Beritacenter.COM - Ketua Umum Cyber Indonesia, Habib Muannas Alaidid menila bahwa kicauan Haikal Hassan Baras terkait pembatalan haji Indonesia tahun 2021 oleh pemerintah bernuansa hoaks dan melanggar SARA.

“Twit Haikal Hasan berkaitan dugaan menyebarkan hoaks dan sara soal ibadah haji yang merupakan rukun islam ke 5, ini jauh lebih berbahaya dibanding kasus Ratna Sarumpaet yang hanya urusan pilpres,” kata Muannas, Minggu (6/6/2021) malam.

Muannas menegaskan bahwa penghapusan tweet hingga permohonan maaf yang disampaikan Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab (HRS) Center itu tidak akan bisa menghapus persoalan hukum nantinya.

“Kalau soal minta maaf, Ahok juga begitu, tapi beda, Haikal sudah banyak laporan. Jangan sampai dia merasa kebal hukum,” ujarnya.

Untuk itu, ia pun akan melaporkan Haikal Hassan Baras ke Bareskrim Mabes Polri pada siang nanti.

“Cyber Indonesia besok Senin (hari ini -red) putuskan akan resmi laporkan Haikal Hassan, karena ini delik umum, entah sudah ke berapa laporan terhadapnya dibuat, kali ini soal dugaan menyebarkan berita bohong dan SARA tweet haji yang berakibat kegaduhan di tengah masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Cyber Indonesia lainnya, yakni Habib Husin Alwi Shihab mengatakan bahwa pihaknya akan mendatangi Bareskrim Polri pada siang nanti sekira pukul 13.00 WIB.

“Besok hari Senin insya Allah jam 1 siang ke SPKT Bareskrim Polri untuk bikin laporan. Mohon dukungan dari masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Haikal Hassan membuat konten tentang sikapnya terhadap kebijakan pemerintah terkait pembatalan program haji tahun 2021 melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya itu, Haikal mengatakan bahwa pembatalan haji itu karena pemerintah terlalu dekat dengan China. Namun saat ini, tweet tersebut sudah dihapus oleh Haikal Hassan.

Haikal Hassan kemudian mengunggah berita tautan dari Kompas.com tentang respon Dutas Besar Arab Saudi untuk Indonesia, bahwa Kerajaannya memang belum membuka kuota haji bukan hanya untuk Indonesia saja, melainkan negara-negara di seluruh dunia. Di sana, Haikal Hassan pun menuliskan maafnya.

“Oohh maaf, jadi begini?… Saudi BELUM memutuskaaaann…,” tulis @haikal_hassan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA