Monday, 02 Aug 2021
Temukan Kami di :
Nasional

Gelar Operasi Lebaran di Laut Natuna, Kapal Pengawas Ditjen PSDKP Tangkap Enam Kapal Ikan Asing

Lukman Salasi - 20/05/2021 12:45

BeritaCenter.COM – Kapal pengawas Ditjen PSDKP-KKP tidak pernah mengendurkan pengawasan meski libur lebaran. Terbukti, operasi pengawasan yang dilakukan di masa liburan Idul Fitri 2021 berhasil menangkap enam kapal asing yang melakukan pencurian ikan di Laut Natuna Utara pada Minggu (16/5/2021).

“Komitmen kami jelas, kami tidak akan kosongkan pengawasan di laut, termasuk pada saat libur lebaran, kapal pengawas kami masih melaksanakan pengawasan,” ungkap Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Antam Novambar, dikutip dari keterangan resmi KKP, Kamis (20/5/2021).

Antam menjelaskan, keenam kapal asing yang ditangkap oleh Kapal Pengawas Hiu Macan 01 adalah BD 30487 TS, BD 30317 TS, BD 30535 TS, BD 30990 TS, BD 31184 TS dan BD 93742 TS.

Keenam kapal tersebut diketahui melakukan penangkapan cumi secara ilegal di perairan Laut Natuna Utara. Saat ini kapal-kapal tersebut telah di ad hoc ke Stasiun PSDKP Pontianak untuk proses hukum lebih lanjut.

“Total ada 36 awak kapal yang kami amankan bersama sejumlah barang bukti, termasuk cumi”, jelas Antam.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono, yang memimpin pelaksanaan “Operasi Lebaran Laut Natuna” menyampaikan bahwa jajarannya tetap bekerja untuk mengamankan laut Indonesia. Ipunk juga menyampaikan bahwa keberhasilan operasi tersebut tak lepas dari dukungan data hasil analisis Pusat Pengendalian (Pusdal) maupun air surveillance.

“Kami memang sudah mendeteksi keberadaan kapal-kapal tersebut, sehingga kami langsung instruksikan agar dilakukan intercept,” ujar Ipunk.

Perlu diketahui, penangkapan enam kapal berbendera Vietnam ini menambah panjang daftar kapal ikan yang ditangkap oleh Ditjen PSDKP KKP. Sebanyak 92 kapal telah ditindak selama tahun 2021, yang terdiri dari 70 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 22 kapal ikan asing yang mencuri ikan (6 kapal berbendera Malaysia dan 16 kapal berbendera Vietnam).




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA