Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Opini

Kisruh antara Bobby dan Edy di Sumut

Indah Pratiwi - 08/05/2021 15:15 Ditulis Oleh : Erizeli Jely Bandaro

Sebetulnya sikap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak perlu berlebihan dengan arogansinya kepada Walikota Medan,Bobby Nasution. Mengapa? Masalahnya sederhana saja. Engga ruwet. Hal sangat tekhnis dan procedural hubungan antara Gubernur dan Pemda ( pemkot / kabupaten). Baca Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah , pasal 13 Bab II. Disitu dijelaskan dengan rinci pembagian tugas dan wewenang antara gubernur dan Pemda ( pemkot/kabupaten). Saya akan jelas tiga hal yang sederhana. Kemudian silahkan nilai sendiri.

Pertama. Edy Rahmayadi, Gubernur Sumut mengeluarkan surat keputusan menunjuk sejumlah hotel dan dinas di Kota Medan untuk menjadi lokasi karantina bagi WNI yang baru saja pulang dari luar negeri. Surat keputusan itu jelas salah dan cacat hukum. Mengapa? Legalitas pendirian hotel itu hak wewenang ada pada pemkot. Pengawasan hotel itu ada pada Pemkot, termasuk membatalkan izin kalau hotel itu tidak memenuhi standar kepatuhan Pemkot.

Kedua, Edy Rahmayadi, Gubernur Sumut tidak mengerti UU tentang otonomi daerah. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hak wilayah ada pada Pemda (kabupaten/kota )

Ketiga. Edy Rahmayadi, Gubernur Sumut berdasarka UU hanya bertugas sebagai perwakilan Pemerintah pusat untuk melakukan koordinasi berkaitan dengan lintas wilayah. Saya ulang lagi. Koordinasi. Artinya apa? Gubernur, harus mengundang Pemda untuk membahas hal yang berkaitan dengan aturan lintas wilayah. Keputusan tetap ada pada Pemda ( kabupaten/kota )

Sikap Edy Rahmayadi lebih ke politik yang tujuannya menjatuhkan citra PDIP. Maklum dia diusung oleh PKS, PAN, Gerindra, Nasdem dan Hanura. Tapi saya suka dengan gaya Bobby tetap tenang tampa terprovokasi sehinggal menimbulkan polemik. Bobby hanya focus kepada UU saja.




Berita Lainnya

PERPRES JOKOWI (bukan) PERMEN PRABOWO

12/06/2021 10:00 - Indah Pratiwi

Masyarakat Bungkus

12/06/2021 07:00 - Indah Pratiwi

KENAPA KPK HARUS DIBERSIHKAN ?

11/06/2021 21:25 - Indah Pratiwi

MENGAPA MEREKA MEMBENCI PRESIDEN JOKOWI ?

11/06/2021 19:00 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA