Friday, 24 Sep 2021
Temukan Kami di :
Bisnis

Jelang Lebaran, Harga Daging Capai Rp 150.000/Kg

Dewi Sari - 08/05/2021 09:15

Beritacenter.COM - Jelang hari raya Idul Fitri, beberapa bahan pokok mulai naik, salah satunya adalah daging. Harga daging sudah mencapai Rp 150 ribu/kg.

"Ia lagi naik jadi Rp 140 ribu-Rp 150 ribu per Kg," ujar Dani salah satu penjual daging di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur kepada detikcom, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, kenaikan harga daging sapi lokal terjadi karena saat ini stok daging di penjagal mulai menipis. "Ya karena stoknya makin sedikit di penjagalnya, ya kita ikutin harga aja," tambahnya.

Hal serupa disampaikan penjual daging lainnya, Anto. Di tempatnya, harga daging naik sekitar Rp 10-20 ribu/Kg. "Biasanya kan Rp 120 ribuan mentok-mentok, sekarang ya Rp 130- Rp 140 ribu," katanya.

Kenaikan harga daging sapi ini sekaligus membawa cuan kepada para penjualnya. Sebab, saat ini permintaan akan komoditas tersebut memang sedang tinggi-tingginya. Dani misalnya, dari rata-rata penjualan 40-60 Kg per hari, semenjak bulan Ramadhan penjualan dagingnya meningkat menjadi 80 Kg per hari.

"Sekarang bisa 80 Kg per hari. Pembeli sekarang belinya bisa double-double, biasa beli sekilo, sekarang jadi 2 kilo gitu," ungkapnya.

Rata-rata harga daging sapi di tempatnya kini dijual di kisaran Rp 140 ribu - Rp 150 ribu/Kg. Bila dihitung dari harga terendahnya saja yaitu Rp 140 ribu/Kg, maka omzet Dani per harinya bisa mencapai Rp 11,2 juta/ hari atau Rp 336 juta/bulan.

Pedagang daging sapi lainnya, Anto lebih cuan lagi. Sehari ia bisa menjual hingga 1 sapi atau sekitar 200-500 kg daging. Rata-rata daging sapi yang dijual ditempat Anto berkisar antara Rp 130 ribu - Rp 140 ribu/Kg.

"Bisa seekor sapi itu tergantung ada yang besar ada yang kecil, kira-kira 200-500 Kg. Sebelumnya paling cuma sebelah (setengah sapi)," katanya.

Bila dihitung dari harga terendahnya saja yaitu Rp 130 ribu/kg, maka omzet Anto di saat-saat penjualan sedang ramai, bisa mencapai Rp 26- 65 juta/hari atau Rp 780 juta-Rp 1,9 miliar/bulan.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA