Sunday, 20 Jun 2021
Temukan Kami di :
News

Teororis Buron Yusuf Sukandar Ditangkap di Rumah Paranormal, Sempat Menginap dan Berobat

Aisyah Isyana - 07/05/2021 19:45

Beritacemter.COM - Tim Densus 88 Antiteror meringkus buron kasus terorisme,Yusuf Iskandar alias Jerry saat berada di Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/5) kemarin. Yusuf diketahui sempat menginap satu malam di rumah seorang paranormal.

Penangkapan oleh tim Densus 88 Anti Teror, sekitar pukul 11.00 WIB (Kamis kemarin), identitas pelaku bernama Yusuf Iskandar alias Jerry. Penangkapan itu hasil pengembangan tim Densus 88 AT Mabes Polri yang diduga telah membawa dan menyiapkan satu buah bom rakitan yang sudah jadi," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif.

Baca juga :

Sementara paranormal Sod (40) turut membenarkan soal penangkapan terhadap Yusuf. Kepada polisi, Sod mengaku tak mengenal pria yang datang dan menginap di rumahnya, Rabu (5/5) sore. Sod menyebut Yusuf datang diatar warga kampung sebelah untuk berobat.

"Saya enggak tahu latar belakangnya apa, dia siapa. Hanya memang datang untuk berobat diri, hanya ritual berdoa. Besoknya (Kamis), ada penangkapan," ucap Sod.

Pasca adanya penangkapan itu, Sod mengaku akan lebih dulu menyeleksi para tamu yang datang ke rumahnya. Dia mengaku kapok dengan adanya penangkapan tersebut.

"Akan lebuh ketat, dibuat pengalaman saja. Enggak sembarangan lagi orang (bertamu)," ucap Sod.

Untuk diketahui, Yusuf merupakan DPO bom kelompok eks FPI. Yusuf juga disebut sebagai ketua tim pengamanan Petamburan. Sosok Yusuf ini disebut turut merencanakan dan membuat bom di rumah Husein Hasni, eks anggota Front Pembela Islam (FPI) yang ditangkap Densus 88 di Condet, Jakarta Timur (Jaktim).

Penangkapan terhadap Yusuf dirumah Sod juga turut dibenarkan Ketua RT 2 RW 8, Acim. Dia menyebut salah satu petugas disebut sebagai anggota Polres Sukabumi.

"Saya sebagai aparat setempat jadi saksi penangkapan tersebut, kejadian jam 11 siang. Tidak pakai seragam lengkap, ketika ditanya, katanya dari Polres Sukabumi gabungan. Ada penangkapan, tahunya gabungan dengan Densus. Sempat kaget, nggak ada perlawanan langsung diseret keluar lalu dinaikkan ke mobil," tutur Acim.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA